Situ Cisanti, Hulu Citarum yang Cantik Namun Pernah Merana

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Situ Cisanti, Hulu Citarum yang Cantik Namun Pernah Merana

Fitraya Ramadhanny - detikTravel
Selasa, 13 Sep 2016 17:35 WIB
Situ Cisanti, Hulu Citarum yang Cantik Namun Pernah Merana
Foto: Fitraya Ramadhanny
Bandung - Sungai Citarum adalah sungai penting di Jawa Barat yang mengalir dari Bandung sampai Karawang, tapi belum banyak traveler yang tahu dimana hulunya. Inilah Situ Cisanti yang indah, tapi pernah merana.

Situ Cisanti berada di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Jaraknya sekitar 2,5 jam perjalanan dari Kota Bandung. detikTravel berkunjung ke sana beberapa pekan lalu.

Usai jalan berkelok-kelok melewati ladang sayur mayur, kami pun tiba di Situ Cisanti. Ditemani tokoh warga setempat bernama Kang Agus kami menjelajah tempat yang disebut sebagai KM 0 Citarum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bayangan saya, tempat ini penuh hutan rimbun, namun ternyata tidak. Perbukitan yang mengelilinginya ditumbuhi pepohonan yang tidak terlalu tinggi. Rupanya, pernah terjadi perambahan hutan yang merusak alam.

Di sinilah hulu Sungai Citarum berada (Fitraya/detikTravel)


"Pernah gundul, ini pohon-pohon hasil penanaman 10 tahun lalu. Sekarang sudah mulai hijau lagi," kata Agus menunjuk ke Gunung Wayang yang melatari Situ Cisanti.

Perambahan ini karena masyarakat ingin mencari mata pencaharian, namun aktivitas perkebunan merusak lahan dan danau. Untung perlahan-lahan warga sadar, Situ Cisanti pun seperti sedang menyembuhkan luka-lukanya.

"Dulu di balik pepohonan langsung kebun sayur, tapi sekarang mendingan. Orang juga sekarang bisa cari ikan lagi di Situ Cisanti," jelas Agus.

Berada di ketinggian sekitar 1.500 mdpl, membuat hawa di danau seluas 5 hektar ini cukup sejuk. Mungkin kalau malam lebih mengigit hawanya. Permukaan air yang tenang memberikan refleksi pepohonan yang cantik.

Sempat rusak, Situ Cisanti mulai hijau lagi (Fitraya/detikTravel)


Ada sebuah dermaga kayu yang asyik untuk spot foto, selain juga plang besar bertuliskan 'Kilometer 0 Citarum'. Trekking mengelilingi Situ Cisanti adalah kegiatan yang asyik dilakukan di sini. Tapi ingat, jangan buang sampah sembarangan ya!

"Ada 7 mata air di sekitar danau yang mengalir ke Situ Cisanti. Tapi ada juga mata air di dalam danaunya, perhatikan saja," celetuk Agus. Benar saja, di satu titik tampak pasir di dasar danau berputar-putar menandakan ada dorongan air dari dalam tanah.

Sungai Citarum yang membentang sekitar 300 km memang identik dengan cerita pencemaran. Namun di hulunya, masih ada harapan tentang kisah sumber air yang penting di Tanah Sunda.

Harapan ini butuh perhatian dari kita semua, agar cita-cita melestarikan Citarum bisa tetap terjaga. Untuk itu detikTravel dan detikForum akan menggelar kegiatan Piknik Goes to Citarum pada 17-18 September 2016. Peserta akan diajak untuk menikmati alam, sekaligus peduli dengan kelestarian lingkungan. Kalau mau ikutan, tinggal klik Daftar di Sini! (aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads