Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 21 Sep 2016 16:15 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Ajaib, Candi Borobudur Bisa Sepi di Siang Hari

Fitraya Ramadhanny
Redaksi Travel
Puncak Candi Borobudur dalam keadaan sepi di siang hari (Fitraya/detikTravel)
Puncak Candi Borobudur dalam keadaan sepi di siang hari (Fitraya/detikTravel)
Magelang - Candi Borobudur di Magelang selalu ramai setiap hari, apalagi di akhir pekan. Tapi itu bukan artinya kita tidak bisa mendapat momen intim berduaan dengannya.

Candi Borobudur dan kawasan di sekitarnya masuk dalam 10 Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata. Itu sebabnya tempat ini mendapat perhatian penuh dari Kemenpar.

Selain itu, sebagai situs warisan UNESCO, Borobudur dan aneka fasilitas pendukungnya benar-benar berkelas dunia. Itu sebabnya liburan ke candi Buddha terbesar di dunia ini terasa nyaman dan menyenangkan.

detikTravel berkunjung ke candi abad ke-9 ini pada Sabtu di awal September. Cuaca cerah dan panas menyambut kami di sana. Serbuan para pedagang asongan tidak menyurutkan langkah menuju loket tiket. Harga tiketnya Rp 30.000 saja.

Turis berfoto sebelum menaiki tangga Borobudur (Fitraya/detikTravel)Turis berfoto sebelum menaiki tangga Borobudur (Fitraya/detikTravel)
Taman yang hijau menghampar di antara gerbang masuk dan Candi Borobudur. Jika malas berjalan, ada kereta odong-odong dengan tiket Rp 7.500 yang akan membawa kita berkeliling taman Candi Borobudur.

Opsi ini menawarkan sight seeing yang cukup menyenangkan, karena melewati kandang gajah. Kita pun diajak memutari candi yang berbentuk piramida warisan Dinasti Syailendra.

Dari situ wisatawan bisa menapaki 9 tingkat Borobudur. Kalau mau, kita bisa menikmati 2.672 relief yang penuh kisah filosofi tentang sejarah hidup Buddha dan kisah luhur lainnya soal mencari pencerahan hidup.

Namun kebanyakan wisatawan langsung naik saja lurus menuju tingkat yang paling atas. Di sana berjejer 72 patung Buddha di dalam stupa. Suasana di puncak Borobudur pun penuh wisatawan.

Taman hijau di sekitar Borobudur (Fitraya/detikTravel)Taman hijau di sekitar Borobudur (Fitraya/detikTravel)
Cuaca panas terik ditangkis dengan payung, topi dan penutup kepala lainnya. Beberapa malah menikmati suasana panas itu, sementara satpam sesekali mengingatkan turis agar tidak memanjat stupa.

Meski demikian, bukan artinya kita tidak bisa mendapatkan momen sepi di puncak Borobudur sambil melihat hijaunya perbukitan sekitar. Saya pun mendapatkan momen itu ketika serombongan besar turis meninggalkan Borobudur.

Untuk sesaat, Borobudur menjadi sangat sepi. Saya pun menikmati momen intim itu dalam beberapa jepretan kamera. Wah, jarang-jarang Boorobudur bisa dinikmati dalam sepi saat siang hari di akhir pekan.

Asal mau ditunggu, kita bisa mendapatkan momen sepi di puncak Borobudur. Jadi nikmatilah suasana, jeprat-jepret saat sepi dan posting di medsos. Teman dan kerabat pasti heran bisa melihat Borobudur sepi di siang hari.

Turis cantik bergaya sedang meditasi (Fitraya/detikTravel)Turis cantik bergaya sedang meditasi (Fitraya/detikTravel)
Melihat tingkah laku wisatawan di sini juga menarik. Seorang turis cantik berfoto dengan pose meditasi ala Buddha, ia tidak menghiraukan turis lain yang melongok gaya berfotonya.

Sungguh mengagumkan rasanya berada di atas sini. Candi Borobudur memang destinasi wisata yang mainstream. Semua orang rasanya pernah ke sini, namun tetap saja Borobudur selalu bisa dinikmati.

Beberapa stupa tidak tertutup sempurna dan memperlihatkan Buddha di dalamnya. Patung ini adalah objek fotografi Borobudur yang sangat populer. Rasanya wajib foto di sana.

Puas berkunjung, wisatawan tinggal turun mengikuti tanda exit. Setelah berjalan membelah taman, wisatawan akan keluar menuju pasar suvenir dengan aneka barang yang menarik untuk memuaskan hasrat belanja.

Pasar suvenir yang menarik di pintu keluar Candi Borobudur (Fitraya/detikTravel)Pasar suvenir yang menarik di pintu keluar Candi Borobudur (Fitraya/detikTravel)


(rdy/fay)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: Kota London dan Thames River

Jumat, 17 Nov 2017 23:35 WIB

Nama sungai ini memang selalu identik dengan London, Thames River. Selain cantik, di atas sungai ini para turis juga bisa berlayar melihat landmarknya London.