Masyarakat yang belum memiliki rencana liburan akhir tahun, tak ada salahnya menikmati Sate Maranggi yang merupakan sajian khas Kabupaten Purwakarta di Kampoeng Maranggi, Kecamatan Plered.
Tempat ini sebenarnya sudah sejak pertengahan lalu di-launching oleh Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Namun sejak awal hingga akhir Desember 2016 ini pemerintah menggelar Plered Expo yang sebagian agendanya berada di Kampoeng Maranggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: (Tri Ispranoto/detikTravel) |
Asep mengungkapkan dari sekian banyak pengunjung, paling banyak berasal dari Kota Bandung. Mereka banyak yang memilih tempat tersebut sebagai untuk wisata kuliner karena aksesnya yang sangat gampang.
Menurut Asep, kebanyakan dari mereka memanfaatkan jasa transportasi masal dari Kota Bandung menuju Stasiun Plered menggunakan kereta api ekonomi. Selain murah, jadwal yang pas dengan makan siang pun menjadi faktor lain kereta tersebut menjadi favorit.
Foto: (Tri Ispranoto/detikTravel) |
Pihaknya berharap, acara tersebut bisa menjadi alternatif liburan pada akhir tahun 2016 ini. Selain itu acara tersebut pun diharapkan bisa lebih mengenalkan kuliner Sate Maranggi secara luas pada masyrakat.
Di Kampoeng Maranggi ini sedikitnya terdapat 50 pedagang Sate Maranggi. Mereka rata-rata menjual satu tusuk sate seharga Rp 2 ribu. Sehingga satu paket berupa nasi timbel dan 10 tusuk sate rata-rata dijual dengan harga Rp 23 ribu-25ribu.
Foto: (Tri Ispranoto/detikTravel) |
Untuk mencapai tempat ini, selain menggunakan kereta masyarakat juga bisa menggunakan kendaraan pribadi. Lokasi Kampoeng Maranggi berada sekira 45 menit dari Gerbang Tol Jatiluhur atau sekitar satu jam dari pusat Kabupaten Purwakarta.
Foto: (Tri Ispranoto/detikTravel) |












































Foto: (Tri Ispranoto/detikTravel)
Foto: (Tri Ispranoto/detikTravel)
Foto: (Tri Ispranoto/detikTravel)
Foto: (Tri Ispranoto/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru