Udang pisang adalah kue basah yang mirip dengan kue pisang namun dengan tambahan udang. Lekat dengan sejarah Kaum Mardjikers atau peranakan Portugis di Jakarta, kue ini hanya bisa ditemui pada hari-hari tertentu. Misalnya pada saat ritual Mandi-mandi atau pesanan saat kumpul keluarga.
Kue ini berbentuk segitiga sama sisi dengan balutan daun pisang. Apa saja isinya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu kenapa namanya udang pisang? Hal ini dikarenakan zaman dulu banyak yang bekerja sebagai pelaut dan petani. Sehingga udang dan pohon pisang berlimpah di Kampung Tugu.
Menurut Eugene, kue ini sudah dibuat secara turun-temurun. Ia sendiri telah belajar membuat udang pisang semenjak belia dengan sang mama.
Beda tangan beda rasa, itu juga tercermin dalam udang pisang. Setiap famili memiliki rasa yang berbeda dengan resep yang sama.
"Orang bisa bedakan mana udang pisang buatan saya dan mana yang bukan. Begitu juga dengan yang lain," jelas Eugene.
Traveler yang mau mencoba mencicipi udang pisang bisa datang dan memesan langsung di Kampung Tugu. Dengan harga Rp 3.000 traveler bisa merasakan kuliner khas Kampung Tugu yang merupakan perpaduan budaya Portugis dan Betawi. (aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica