detikTravel mendapat kesempatan dari Kemterian Pariwisata untuk berkunjung ke Tana Toraja baru-baru ini. Dalam ksempatan ini daerah yang menjadi kunjungan adalah obyek wisata Lemo di Desa Lemo.
Lemo merupakan makam tebing yang dikelilingi oleh rumah penduduk. Makam dibangun diatas tebing, ketinggiannya pun melambangkan status sosial orang Toraja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ternyata, masyarakat Lemo merasa merinding juga saat ada makam baru di sana. Mereka juga merasa ada 'sesuatu' yang tak biasa selama beberapa hari.
"Terasa merinding itu kalau baru seminggu dikubur," ujar Didi, salah seorang pengrajin yang tinggal di Lemo.
Perasaan merinding akan berangsur-angsur hilang setelah lewat seminggu dari hari penguburan. Kejadian ini merupakan hal biasa yang dirasakan oleh masyarakat, khususnya yang tinggal berdekatan dengan makam. Hiii... (bnl/fay)











































Komentar Terbanyak
Amerika Serikat Tangguhkan Pengajuan Visa Imigran di Seluruh Dunia
Duh! Temuan Celana Dalam-Kutang Wanita Berserakan Menodai Gunung Tangkil
Si Paru-Paru Dunia Itu sedang Terluka dengan Cara Paling Menyakitkan