Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 11 Apr 2017 16:30 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Pasar Unik di Perbatasan RI-Timor Leste, Belanjanya Pake Dollar!

Fitraya Ramadhanny
detikTravel
Uang dollar Amerika untuk belanja di Pasar Turiskain (Fitraya/detikTravel)
Uang dollar Amerika untuk belanja di Pasar Turiskain (Fitraya/detikTravel)
Atambua - Bertualang sampai perbatasan RI-Timor Leste di Atambua, NTT, banyak hal unik yang kamu temukan. Salah satunya Pasar Turiskain dimana orang belanja pakai dollar.

Kabupaten Belu di NTT dengan pusat kota di Atambua, berbatasan langsung dengan Timor Leste. Salah satu daerah yang unik di sana adalah perbatasan Turiskain yang berada di Kecamatan Raihat.

Di dekat bantaran Sungai Malibaka yang membatasi kedua negara, ada pasar perbatasan yang unik setiap hari Jumat. Tim Tapal Batas detikcom termasuk detikTravel berkunjung ke pasar ini pada Jumat (31/4/2017). Jaraknya sekitar 40 km dari pusat Kota Atambua yang ditempuh dengan waktu sekitar 1,5 jam.

Lokasi pasarnya di antara markas Pos Satgas Pamtas Batalyon Infantri Raider 641/Beruang - Turiskain dengan Sungai Malibaka. Tenda-tenda biru digelar di lapangan yang cukup luas.

Seperti inilah suasana di Pasar Perbatasan Turiskain:



Orang-orang Indonesia berjualan aneka barang. Mulai dari pakaian, alas kaki, alat masak, perabotan rumah, perkakas, ponsel sampai ayam hidup. Petugas TNI berjaga untuk mencegah penjualan barang yang dilarang aturan.

Yang menjadi pembeli adalah orang-orang Timor Leste. Iya betul, mereka sampai rela menyeberangi Sungai Malibaka basah-basahan demi bisa belanja di pasar perbatasan Turiskain.

"Baju di Indonesia sekitar 1 dollar, di Timor Leste bisa 2 dollar," kata pria bernama Apta saat ditanya detikTravel.

Keramaian Pasar Perbatasan Turiskain (Fitraya/detikTravel)Keramaian Pasar Perbatasan Turiskain (Fitraya/detikTravel)


Dollar yang dia sebut ini memang dollar Amerika. Dia membeli sandal untuk anaknya dan membayar dengan dollar yang agak lecek. Uang kembaliannya pun dollar juga.

Dia menjelaskan kalau di Timor Leste, uang kertasnya adalah dollar Amerika, sedangkan uang koin sennya adalah uang Timor Leste yang disebut Centavos. Apta menunjukan uang kertas dollar dan uang sen Centavos yang dia punya. Unik juga ya!

Seorang pedagang bernama Mama Vania mengatakan, kalau di Pasar Perbatasan Turiskain, orang Timor Leste tidak mau menerima kembalian uang Rupiah karena tidak laku. Uang Rupiah hanya dipakai untuk transaksi oleh penjual dan pembeli orang Indonesia.

Penjual alat elektronik (Fitraya/detikTravel)Penjual alat elektronik (Fitraya/detikTravel)


Pasar Perbatasan Turiskain adalah destinasi yang unik untuk para traveler. Ada banyak objek foto yang menarik dari orang berjualan sampai orang-orang dengan ikat kepala dan kain Tais khas Timor.

Pasar Perbatasan Turiskain buka dari sekitar pukul 08.00-12.00 WITA setiap hari Jumat saja. Ayo bertualang sampai ujung Indonesia di Turiskain, Kabupaten Belu!

Simak kisah-kisah lain petualangan ke Atambua di Tapal Batas Detikcom. (fay/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED