Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 09 Mei 2017 16:50 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Mencicipi Aka Bilan, Wisata Kuliner Khas Atambua

hernisu
Redaksi Travel
Sagu bakar ini harus dicoba ketika berlibur ke Atambua (Suherni/detikTravel)
Sagu bakar ini harus dicoba ketika berlibur ke Atambua (Suherni/detikTravel)
Atambua - Liburan ke Atambua, NTT, jangan lupa berwisata kuliner. Selain ada jagung boseh dan sambal luat, ada lagi Aka Bilan yang tidak kalah enak.

Aka bilan adalah sagu bakar yang merupakan kudapan tradisional khas Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dulunya, makanan ini juga merupakan salah satu makanan pokok bagi masyarakat Belu.

detikTravel berjumpa kembali dengan Ona Martha Marsutiana, kali ini di Rumah Dinas Bupati Atambua. Mak Ona adalah pemilik Pojok Lokal Mak Ona, gerai makanan tradisional di Pasar Senggol, Alun-alun Atambua.

Pertama kali berjumpa Mak Ona adalah waktu liputan Tapal Batas Atambua (https://travel.detik.com/domestic-destination/3475066/wisata-kuliner-di-atambua-jagung-boseh-ubi-kukus--sambal-luat). Mak Ona tetap pribadi yang penuh semangat di usia tuanya. Kali ini, makanan yang dia bawa adalah Aka Bilan.

Cara pembakaran saguCara pembakaran sagu Foto: Suherni/detikTravel
"Saya kebetulan lama di Belu. Akhirnya saya olah bikin sendiri. Karena saya makin hari makin tua. Akhirnya dibantu cucu sama anak saya dan karyawan 5 orang," kata Mak Ona.

Mak Ona, perempuan paruh baya ini mengaku bersama cucunya Reni (20) dan 5 orang karyawannya sudah 3 tahun menjual makanan khas Belu di Pasar Senggol.

Untuk pembuatannya masih dilakukan dengan cara tradisional, yakni menggunakan tungku. Akan Bilan ini dibuat dari campuran sagu, kelapa parut, kacang hijau, dan diberi sedikit garam.

Sagu bakar disajikan di atas daun pisangSagu bakar disajikan di atas daun pisang Foto: Suherni/detikTravel
Kemudian adonan diletakkan pada babilak, piring ceper yang terbuat dari tanah liat. Lalu adonan dibakar di atas kayu api hingga matang. Rasanya memang tidak terlalu manis.

Namun, Aka Bilan sangat pas dinikmati selagi panas dengan teh atau kopi, atau bisa juga dengan sayur kuah asam. Untuk 4 potong Aka Bilan dijual dengan harga Rp 5.000. Kalau bertualang ke Atambua, cari Pojok Lokal Mak Ona ya!

Mak Onah dan cucunyaMak Ona dan cucunya Foto: Suherni/detikTravel
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
NEWS FEED