Adalah Kafe One Eighty, yang terletak di Jalan Ganesha, Bandung. Kafe ini memiliki interior kayu yang hangat dan nuansa cozy di setiap sudutnya. Seluruh bagiannya di dominasi oleh warna cokelat kayu dengan beberapa sentuhan modern. DetikTravel berkesempatan mengunjunginya beberapa waktu lalu.
Memasuki wilayah depan, traveler akan disambut oleh kursi-kursi kecil dan meja kayu. Maju sedikit di sebelah kanan terdapat meja dan kursi tinggi yang juga bisa digunakan untuk pengunjung, dan sebelah kirinya terdapat tempat pembuatan kopi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suasananya santai dan menyenangkan Foto: Shinta Angriyana/detikTravel |
Di bagian belakang lantai 1, traveler akan melihat kaca besar yang membagi ruangan indoor dan semi outdoor. Di bagian indoor, mengarah ke luar, terdapat kursi-kursi dan meja kecil dengan lampu cantik seperti di meja belajar. Terdapat pula kursi-kursi tinggi ala coffee bar.
Mejanya unik seperti meja belajar Foto: Shinta Angriyana/detikTravel |
Bagian outdoor merupakan sudut yang paling instagrammable. Di sini, kursi dan meja ditata rapi di dalam kolam se mata kaki. Kaki serasa dingin-dingin menyegarkan!
Kolam rendah yang instagenic Foto: Shinta Angriyana/detikTravel |
Jika ingin bersantai sembari melihat live music, traveler bisa naik ke lantai 2. Salah satu sudutnya juga memiliki tempat rak buku yang bisa digunakan untuk membaca.
Traveler yang ingin berkunjung kesini dapat datang mulai pukul 8 pagi hingga jam 11 malam. Untuk hari Jumat dan Sabtu, jam operasionalnya mulai pukul 8 pagi hingga 12 malam. Harga makanannya cukup bervariasi, untuk minuman dipatok mulai harga Rp 20-30 ribu, sedangkan makanan mulai Rp 20-100 ribu. (wsw/wsw)












































Suasananya santai dan menyenangkan Foto: Shinta Angriyana/detikTravel
Mejanya unik seperti meja belajar Foto: Shinta Angriyana/detikTravel
Kolam rendah yang instagenic Foto: Shinta Angriyana/detikTravel
Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama