Pasar Apung menjadi daya tarik tersendiri di Museum Angkut, Batu, Jawa Timur. Diresmikan pada 9 Maret 2015, Pasar Apung khusus menyajikan jajanan dan panganan nusantara.
Seperti namanya, pengelola memang mengonsep Pasar Apung hampir mirip dengan pasar terapung di Kalimantan. Hingga hadirnya pasar ini menjadi daya tarik dari Museum Angkut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: (Budi Sugiharto/detikTravel) |
"Tema tradisional dan menusantara," ungkap Nunuk.
Tema itu secara tidak langsung menggambarkan kekayaan Indonesia akan kuliner. Pengunjung yang tidak pernah tahu akan masakan lokal bisa menemuinya di Pasar Apung.
Selain makanan, berbagai dagangan suvenir tradisional juga dijual di pasar itu. Sebagian pedagang ada yang menjualnya dengan sarana perahu, ada pula yang memanfaatkan kios yang tersedia di pasar.
Foto: (Budi Sugiharto/detikTravel) |
Sejumlah perahu telah disiapkan bagi pengunjung yang ingin berkeliling di area Pasar Apung. Ratusan pengunjung pun hadir menikmati wahana ini, sembari menyantap makanan di objek wisata di lereng Gunung Panderman tersebut. (krn/krn)












































Foto: (Budi Sugiharto/detikTravel)
Foto: (Budi Sugiharto/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru