Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 04 Agu 2017 16:50 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Dari Bukit Ini, Lanskap Cantik Kota Banda Aceh Terlihat Semua

Agus Setyadi
Redaksi Travel
Foto: Lanskap Kota Banda Aceh dilihat dari Bukit Goh Cut (Agus Setyadi/detikTravel)
Foto: Lanskap Kota Banda Aceh dilihat dari Bukit Goh Cut (Agus Setyadi/detikTravel)
Banda Aceh - Kota Banda Aceh, Aceh memang belum punya gedung pencakar langit. Namun, traveler tetap bisa melihat lanskap kota ini dari ketinggian lho.

Layaknya kota-kota besar lain di Indonesia, traveler bisa melongok lanskap kota dengan menaiki sebuah gedung. Namun, untuk melongok panorama ibukota Provinsi Aceh ini traveler dapat mencoba dari atas Bukit Goh Cut.

Letaknya ada di Desa Rima Jeuneu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. Bukit yang terletak di ujung desa ini memiliki ketinggian sekitar 170 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

Untuk mencapai puncaknya, dibutuhkan waktu pendakian sekitar setengah jam. Jalanan setapak yang dilewati tergolong licin jika musim hujan tiba.

Panorama dari atas Bukit Goh CutPanorama dari atas Bukit Goh Cut (Agus Setyadi/detikTravel)


detikTravel berkesempatan mendaki hingga ke puncak bersama beberapa warga Desa Rima Jeuneu, Kamis (3/8/2017). Setelah menempuh perjalanan di bawah guyuran hujan, pengunjung di sambut dengan panorama kota nan indah, laut luas dan hamparan sawah.

Pada setengah perjalanan pendakian, panorama Banda Aceh dan Aceh Besar sudah bisa dilihat dari atas ketinggian, tapi tidak seluruhnya. Namun untuk melongok secara utuh, traveler harus mencapai ke puncaknya.

Perjalanan dibutuhkan kehati-hatian jika tidak ingin jatuh ke jurang. Di bawah gunung, hamparan sawah dan rumah masyarakat menjadi daya tarik tersendiri.

Lokasi puncak gunung ini ramai dikunjungi traveler pada Sabtu dan Minggu malam. Rata-rata wisatawan menunggu saat lampu-lampu di perkampungan dan kota satu persatu menyala.

"Mahasiswa yang ramai berkunjung malam Sabtu atau Minggu. Mereka ingin melihat Banda Aceh dari ketinggian," kata Hendri Yahya, seorang warga setempat.

Lokasi ini mulai ramai wisatawan sejak 2 tahun laluLokasi ini mulai ramai wisatawan sejak 2 tahun lalu (Agus Setyadi/detikTravel)


Lokasi ini sudah mulai ramai dilirik wisatawan sejak dua tahun terakhir. Di sana, wisatawan yang hendak bermalam atau camping harus melapor dulu ke perangkat desa dan pihak kepolisian. Tujuannya, jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, masyarakat dapat segera mengambil tindakan.

"Kami meminta kepada Pemkab Aceh Besar agar membangun jalan setapak atau jalan seluas dua meter. Supaya puncak ini menjadi objek wisata di Aceh Besar," harap Hendri.

Setiap akhir pekan, rata-rata traveler yang berkunjung ke puncak ini berkisar antara 25 hingga 30 orang. Pada siang hari, pengunjung dapat melongok bangunan rumah dan gedung-gedung bertingkat. Sementara malam harinya, wisatawan dapat menikmati kerlap-kerlip lampu kota.

"Di sini (atas puncak) bisa menjadi tempat selfie dengan latar bangunan di Banda Aceh dan Aceh Besar," ungkapnya. (msl/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED
Mengenal Mandalika

Harapan Traveler dari Mandalika

Senin, 23 Okt 2017 18:52 WIB

Mandalika tengah dikembangkan jadi destinasi wisata kelas dunia. Traveler pun turut menyampaikan harapannya terhadap pengembangan Mandalika.