Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 21 Agu 2017 17:10 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Kemping Sambil Nonton Pentas Sangkuriang di Bandung, Mau?

Muklis Dinilah
Redaksi Travel
Pentas drama di The Lodge Maribaya (Mukhlis Dinillah/detikTravel)
Pentas drama di The Lodge Maribaya (Mukhlis Dinillah/detikTravel)
Bandung Barat - Menghadirkan wisata budaya untuk mengedukasi ke wisatawan, kenapa enggak? Pentas drama tari jadi daya tarik baru di objek wisata The Lodge Maribaya Bandung.

Pentas drama tari bertajuk Sangkuriang yang berlangsung, Sabtu (19/8/2017), menjadi debut The Lodge Maribaya memperkenal wisata budaya tersebut. Pentas perdana ini berlangsung sukses.

Riuh tepuk tangan tamu undangan tak henti-henti usai penampilan ciamik dari Nawula Peformance. Tamu undangan dari dalam negeri maupun mancanegara tampak terpukau dengan drama tari yang disajikan.

Legenda Sangkuriang sangat akrab dengan masyarakat tanah Pasundan. Cerita rakyat ini mengisahkan Sangkuriang kecil membunuh anjing peliharaannya bernama Si Tumang yang ternyata merupakan ayahnya.

Pentas drama tari SangkuriangPentas drama tari Sangkuriang Foto: (Mukhlis Dinillah/detikTravel)


Sang ibu Dayang Sumbi tidak pernah menceritakan kepada Sangkuriang bahwa Si Tumang merupakan jelemaan ayahnya. Hingga suatu hari Sangkuriang membunuh Si Tumang dan dagingnya diberikan kepada ibunya.

Singkat cerita Dayang Sumbi marah besar setelah mengetahui Si Tumang telah dibunuh oleh Sangkuriang. Akhirnya Sangkuriang kabur dari rumah dengan kepala terluka setelah dipukul oleh Dayang Sumbi.

Suatu hari, Sangkuriang dewasa menolong seorang wanita yang tengah diganggu oleh Guryang. Sangkuriang lalu menaruh hati kepada wanita itu. Namun, ternyata wanita itu adalah Dayang Sumbi.

Kemping Sambil Nonton Pentas Sangkuriang di Bandung, Mau?Foto: (Mukhlis Dinillah/detikTravel)


Seolah tak peduli, Sangkuriang kekeuh ingin menikahi Dayang Sumbi. Namun, Dayang Sumbi tidak tidak menerima begitu saja pria yang tak lain anaknya sendiri. Dayang Sumbi lalu memberikan syarat sulit.

Dayang Sumbi meminta Sangkuriang membuat perahu layar dalam satu malam. Sangkuriang yang mabuk cinta menyanggupinya. Ia membendung Sungai Citarum untuk tempat kapal itu nanti.

Dengan bantuan Guryang yang sebelumnya dikalahkan olehnya, Sangkuriang hampir menyelesaikan perahu sebelum fajar tiba. Dayang Sumbi panik. Akhirnya dia meminta tolong warga membunyikan kentongan seolah-olah pagi sudah tiba.

Kemping Sambil Nonton Pentas Sangkuriang di Bandung, Mau?Foto: (Mukhlis Dinillah/detikTravel)


Sangkuriang gagal. Sangkuriang yang kesal telah gagal lalu menendang perahu buatannya hingga jatuh di atas gunung dan menyatu dengan gunung dan saat ini dikenal dengan Gunung Tangkuban Perahu.

"Pesan yang kami ingin sampaikan dalam drama tari ini adalah kejujuran. Seharusnya Dayang Sumbi sejak awal jujur kepada Sangkuriang bahwa Si Tumang merupakan ayahnya," kata sang sutradara, Kiki Permana seusai pentas.

Namun, yang menarik dari pentas ini adalah para pemain hampir seluruhnya baru pertama kali tampil di atas panggung. Sebab, sebelumnya drama tari merupakan hal baru bagi mereka selama ini.

Kemping Sambil Nonton Pentas Sangkuriang di Bandung, Mau?Foto: (Mukhlis Dinillah/detikTravel)


Para penampil ini merupakan warga di Desa Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Lalu para pemuda dan pemudi di sekitar objek wisata The Lodge Maribaya ini diajak untuk terlibat drama tari tersebut.

"Secara keseluruhan sangat puas dengan penampilan mereka. Karena mereka ini baru pertama kali tampil di panggung," kata Kiki.

Rencananya drama tari ini akan digelar rutin di The Lodge Maribaya Bandung satu bulan dua kali. Namun, tentunya dengan tema-tema cerita rakyat atau legenda yang berbeda-beda setiap pentasnya. (msl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED