Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 25 Agu 2017 23:20 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Jalan Kaki dari Indonesia Menyeberang ke Malaysia

Kurnia Yustiana
Redaksi Travel
Foto: Traveler berfoto di area pos lintas batas Tebedu (Kurnia/detikTravel)
Foto: Traveler berfoto di area pos lintas batas Tebedu (Kurnia/detikTravel)
Sanggau - Ke luar negeri tak melulu naik pesawat. Saat traveling ke Entikong, kamu bisa sedikit menyeberang sampai Tebedu, Malaysia dengan jalan kaki.

Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan wilayah Tebedu, Serian, Negara Bagian Sarawak, Malaysia. detikTravel bersama tim Tapal Batas detikcom berkesempatan mengunjungi perbatasan ini beberapa waktu lalu.

Di wilayah Entikong, siapa saja yang mau menyeberang ke Malaysia wajib melewati Pos Lintas Batas Negara (PLBN Entikong). Untuk bisa ke negeri seberang itu, traveler bisa menyiapkan Paspor atau PLB.

Jalan Kaki dari Indonesia Menyeberang ke MalaysiaPLBN Entikong (Rachman Haryanto/detikTravel)


PLB ini bisa dibilang kartu khusus buat masyarakat perbatasan. Kalau di Kabupaten Sanggau ini yang mendapat PLB adalah warga Kecamatan Entikong dan Kecamatan Sekayam. Mereka tak perlu paspor untuk sekadar melintas ke kawasan Sarawak Malaysia sejauh 40 km dari garis batas negara.

BACA JUGA: Melihat Perbedaan Pos Lintas Batas Entikong dengan Tebedu Malaysia

PLB atau paspor yang dimiliki bisa ditunjukkan lebih dahulu untuk melewati proses imigrasi di PLBN, kemudian barulah menyeberang ke Malaysia.

Nah, setelah melewati imigrasi, ada pintu keluar yang semakin dekat dengan tanah negeri seberang. Dari depan pintu ini, di mana terdapat Monumen Garuda, terlihat beberapa traveler yang berjalan kaki ke sekitar Kompleks Kastam Imigresen dan Kuarantin atau Custom Immigration and Quarantine (CIQ) Tebedu, Malaysia.

Informasi dari Penelaah Keimigrasian PLBN Entikong, Jan Peterson, memang wilayah yang di dekat pagar pembatas tak jarang dilewati traveler dengan berjalan kaki. Ada pula sebuah plang yang sering menjadi spot foto buat turis.

Beberapa spot di wilayah perbatasan memang menjadi tempat wisata karena digemari traveler buat foto-foto. Berbekal paspor, kami pun mencoba menyeberang ke sana.

Berjalan perlahan, kami menyeberangi pagar pembatas negara yang terbuka lebar dan memasuki wilayah Malaysia, tapi tak sampai ke luar wilayah PLBN Tebedu.

(Kurnia/detikTravel)(Kurnia/detikTravel)


Tampak beberapa orang hilir mudik di sana, mungkin menanti bus antar negara atau tengah menyelesaikan urusan keimigrasian. Banyak juga mobil yang berjalan lurus, langsung ke area pemeriksaan PLBN Tebedu yang posisinya lebih jauh dari pagar, untuk lanjut berkendara lagi di Malaysia.

Kami sendiri saat itu berbelok ke sisi kanan. Ke arah jalanan yang dilewati traveler dari Malaysia untuk masuk ke PLBN Entikong.

Benar saja, di sana berapa orang tampak asyik selfie dan foto bersama di plang bertuliskan 'Kompleks Imigresen Tebedu Sarawak-Malaysia'. Plang itu berwarna biru dengan huruf yang tampak berwarna abu abu. Lokasinya ada di atas taman kecil yang hijau.

Berjalan sedikt menyeberang dari area plang itu, ada jalan setapak dengan danau kecil di sisinya. Cantik juga buat latar foto.

(Kurnia/detikTravel)(Kurnia/detikTravel)


Setelah merasakan menyeberang ke Malaysia dengan jalan kaki, kami kembali berjalan masuk ke PLBN Entikong. Saat itu juga ada sejumlah turis yang tengah asyik berfoto dengan Monumen Garuda yang gagah, sebelum masuk ke bangunan PLBN dan melewati pengecekan imigrasi.

(Kurnia/detikTravel)(Kurnia/detikTravel)
(krn/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED