Salah satu peringatan unik yang dilakukan warga Dusun Nadri, Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo Jawa Tengah, adalah dengan bertanding sepak bola api. Acara yang juga disebut dengan Suroan itu diawali dengan atraksi tongkat api dan semburan naga api. Setelah itu, barulah beberapa klub bola api yang masing-masing terdiri dari 5 orang pemain bertarung menggiring bola api untuk dimasukkan ke gawang lawan yang berukuran lebar 70 cm dan tinggi 70 cm.
Bola yang digunakan dalam pertandingan tersebut terbuat dari buah kelapa kering yang telah diraut sabutnya dan direndam minyak tanah selama 3 hari. Lama pertandingan dalam satu babak pun hanya 10 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para remaja terlihat bersemangat bermain sepakbola api (Rinto Heksantoro/detikTravel) |
Selain itu, kegiatan yang dihelat setahun sekali ini bisa menjadi ajang silaturahim para remaja dan menghindarkan remaja dari kegiatan negatif.
"Sekalian untuk silaturahmi juga mas, sekalian ada moment suroan seperti ini," imbuhnya.
Sementara itu, Hendri Kurniawan (29) salah satu pemain bola api mengatakan meskipun kaki terasa panas namun ia merasa senang dapat ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Atraksi semburan naga api (Rinto Heksantoro/detikTravel) |
Pemenang dalam pertandingan itu tidak mendapatkan hadiah khusus, melainkan hanya ucapan selamat dari pemain lain dan penonton. Justru keceriaan dan tawa dalam peringatan datangnya tahun baru Hijriyah itu lah yang menjadi hadiah spesial untuk semua warga. (aff/aff)












































Para remaja terlihat bersemangat bermain sepakbola api (Rinto Heksantoro/detikTravel)
Atraksi semburan naga api (Rinto Heksantoro/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru