Saat Ribuan Orang Berkeliling Komplek Keraton Yogya
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Saat Ribuan Orang Berkeliling Komplek Keraton Yogya

Ahmad Masaul Khoiri - detikTravel
Jumat, 22 Sep 2017 18:35 WIB
Saat Ribuan Orang Berkeliling Komplek Keraton Yogya
Foto: Prosesi Lampah Budaya Mubeng Beteng di Yogyakarta (Masaul/detikTravel)
Yogyakarta - Semalam, para abdi dalem Keraton Yogyakarta beserta ribuan masyarakat menggelar prosesi Lampah Budaya Mubeng Beteng. Ritual ini untuk memperingati malam tahun baru Jawa atau malam 1 Sura.

Ritual digelar pada hari Kamis Wage atau malam Jumat Kliwon di tanggal 21 September 2017. 1 Sura pada tahun ini memasuki tahun Dal berdasarkan kalender/penanggalan Jawa.

Tahun Dal akan terjadi setiap 8 tahun sekali. Prosesi keliling benteng Keraton Yogyakarta dan akan dimulai dari Kagungan Dalem Pelataran Keben mulai pukul 00.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para abdi dalem yang mengikuti dengan berjalan kaki akan tapa bisu dan harus mengenakan pakaian peranakan dengan kain wiron engkol dan tidak mengenakan sandal serta tidak mengenakan keris. Namun, masyarakat umum, memakai pakaian bebas asal sopan dan rapi.

Memang, saat detikTravel melihat ritual ini terlihat rombongan depan adalah para abdi dalem keraton. Mereka membawa tombak atau pusaka yang di arak dengan beberapa bendera.

Saat Ribuan Orang Berkeliling Komplek Keraton YogyaFoto: (Masaul/detikTravel)
Selama berlangsung prosesi ini pun, peserta juga tidak diperkenankan berbicara selama perjalanan. Hal ini mengandung arti sebagai bentuk refleksi diri dan dalam rangka mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Rute yang dilalui dari pelataran Keben menuju Jl Rotowijayan, Jl Kauman, Agus Salim, Jl Wahid Hasyim, Suryowijayan, Pojok Beteng Kulon, MT Haryono, lewat depan Plengkung Gading ke timur hingga Pojok Beteng Wetan. Selanjutnya ke arah utara Jl Brigjen Katamso, Ibu Ruswo dan Alun-alun Utara. Jaraknya kira-kira sekitar 5 kilometer.

Selama ritual Mubeng Beteng berlangsung, ruas jalan-jalan yang dilewati itu pun diberlakukan penutupan berkala. Traveler yang lagi di Yogya sempat melihatnya? (msl/krn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads