Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 07 Nov 2017 23:37 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Liburan ke Cirebon Yuk! Ada Tradisi Muludan di Keraton Kasepuhan

Sudirman Wamad
Redaksi Travel
Suasana Pasar Muludan di Alun-alun Keraton Kasepuhan (Sudirman/detikTravel)
Suasana Pasar Muludan di Alun-alun Keraton Kasepuhan (Sudirman/detikTravel)
Cirebon - Ini adalah waktu yang cocok untuk liburan ke Cirebon. Keraton Kasepuhan menggelar Tradisi Grebeg Mulud. Ada pasar malam dan aneka event budaya.

Tradisi Grebeg Maulid itu digelar setiap Bulan Maulid. Sultan Kasepuhan, Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadingrat menyebutkan tahun ini Tradisi Grebeg Mulud digelar sejak 1 Oktober hingga 1 Desember 2017 nanti.

Pada 1 Oktober lalu keluarga keraton memulai pembuatan ukup dari akar dan kayu wangi untuk pengharum ruangan. Dilanjut pada 27 Oktober, keluarga keraton membuat bakasem ikan di dalam guci yang dimasa di dapur Mulud untuk nasi jimat. pada 1 November kemarin, pameran pedagang UMKM dimulai di Alun-alun Keraton Kasepuhan berbentuk pasar malam yang seru.

"Pameran UMKM ini akan digelar selama satu bulan. Berakhir pada 1 Desember mendatang," kata Sultan Arif saat dihubungi detikcom, Selasa (7/11/2017).

Liburan ke Cirebon Yuk! Ada Tradisi Muludan di Keraton KasepuhanKawasan dekat keraton menjadi pasar malam (Sudirman/detikTravel)
Lebih lanjut, Arif menyebutkan tanggal 25 November mendatang Keraton Kasepuhan akan menggelar Siraman Panjang di Kaputren. Siraman Panjang dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga 09.00 WIB. Keraton Kasepuhan juga menggelar Festival Hadro di Bangsal Pagelaran pada 25 November hingga 30 November nanti.

"Festival ini diadakan untuk mengapresiasi generasi muda yang mencintai seni Islam. Mengarahkan generasi muda berakhlak memperbanyak selawat dan doa menyambut kelahiran nabi pada Maulid ini," katanya.

Arief menambahkan penutup pada acara Tradisi Grebeg Mulud adalah upacara Panjang Jimat yang digelar di Bangsal Prabayaksa Keraton Kasepuhan. Kemudian dilanjutkan dengan Asakralan di Langgar Agung dengan diiringi solawat dan membacakan Kitab Barzanzi.

"Grebeg Mulud ini tradisi keraton setiap Bulan Maulid dalam rangka menyambut kelahiran Nabi Muhammad pada tanggal 12 Maulid. Tepat upacara Panjang Jimat, kita mengundang Panglima TNI dan para pejabat," tandasnya. (fay/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED