Mengagumi Sawahlunto tidak hanya bisa dari kota lamanya di pusat kota, tapi juga dari objek wisata Puncak Cemara. Ya, objek wisata berupa gardu pandang ini memang berada di ketinggian.
Usai masa kejayaan tambang, Pemkot Sawahlunto memang mulai beralih untuk memajukan pariwisata. Salah satu caranya dengan membuat Puncak Cemara pada 15 Februari 2015 silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panorama Kota Sawahlunto (Randy/detikTravel) |
Layaknya gardu pandang, traveler bisa mengagumi keindahan Kota Sawahlunto dari ketinggian lewat Puncak Cemara. Lokasinya berjarak sekitar 6 Km dari pusat kota, tapi jalannya memang sedikit menanjak.
Atas undangan dari PT. Bukit Asam, detikTravel pun sempat diajak berkunjung ke Puncak Cemara kemarin sore, Kamis (30/11/2017).
Setibanya di lokasi, traveler harus terlebih dulu membayar tiket masuk sebesar Rp 3 ribu untuk dewasa dan Rp 2 ribu untuk anak-anak. Kalau mau lebih, kamu bahkan bisa menyewa teropong seharga Rp 5 ribu per 10 menit.
Spot untuk selfie (Randy/detikTravel) |
Dari Puncak Cemara, tampak jelas keindahan Kota Sawahlunto. Tampak juga papan nama Kota Sawahlunto yang terukir di atas bukit. Sungguh indah!
Namun tidak hanya bisa menikmati panorama Kota Sawahlunto, tersedia juga sejumlah bangku taman serta tulisan besar Pucnak Cemara untuk selfie.
Abadikan cintamu di sini (Randy/detikTravel) |
Tidak sampai situ, di salah satu sudut Puncak Cemara juga dapat ditemui Monumen Cinta dalam wujud gembok seperti di Prancis. Kamu pun bisa mengikat cinta lewat gembok di situ. Romantis deh.
Traveler pun bisa berkunjung ke Puncak Cemara kapan saja. Mau pagi atau malam, panorama Kota Sawahlunto dari tempat ini tetap terlihat cantik. (rdy/rdy)












































Panorama Kota Sawahlunto (Randy/detikTravel)
Spot untuk selfie (Randy/detikTravel)
Abadikan cintamu di sini (Randy/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang