Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 02 Jan 2018 08:20 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Tak Lengkap ke Bandung, Tanpa Bawa Pulang Peuyeum

Wisma Putra
detikTravel
Foto: Peuyeum, oleh-oleh khas Bandung buat dibawa pulang traveler (Wisma/detikTravel)
Foto: Peuyeum, oleh-oleh khas Bandung buat dibawa pulang traveler (Wisma/detikTravel)
Bandung - Liburan akhir tahun ke Bandung, rasanya tak lengkap kalau tidak membawa buah tangan satu ini. Ibaratnya, belum sah ke Bandung kalau belum beli peuyeum.

"Peuyeum Bandung kamashur, pangaosna teu luhur, ku sadaya kagaleuh, sepuh jeung murangkalih,"

Itulah petikan lagu 'Peyeum Bandung' yang dipopularkan oleh penyanyi Pop Sunda, Nining Maida asal Jawa Barat. Jika diartikan, kurang lebih begini:

"Peuyeum Bandung sudah dikenal, harganya tidak mahal, oleh siapa saja terbeli, orangtua dan anak,"

Penganan khas warga Bandung itu memang banyak dijual di setiap toko oleh-oleh. Salah satunya di pusat oleh-oleh yang berada di Jalan Raya Bandung-Cianjur.

Toko penjual peuyeum di Jalan Bandung-Cianjur (Wisma/detikTravel)Toko penjual peuyeum di Jalan Bandung-Cianjur (Wisma/detikTravel)
Seperti lagunya, makanan yang berbahan baku dari singkong difermentasikan itu sudah dikenal sejak dulu. Bahkan ada anggapan, jika melancong ke Bandung, tak lengkap rasanya bila tidak membawa oleh-oleh peuyeum Bandung.

Selain itu, harganya yang murah menjadikan makanan yang memiliki rasa manis asam dan empuk saat digigit ini, dicari oleh banyak orang. Terutama oleh warga yang sedang berwisata ke Bandung.

Peuyeum Bandung cocok sekali dihidangkan di waktu santai atau istirahat meskipun hanya ditemani secangkir teh hangat. Bisa juga diolah dengan tepung terigu laiknya pisang goreng.

Peuyeum cocok dijadikan cemilan (Wisma/detikTravel)Peuyeum cocok dijadikan cemilan (Wisma/detikTravel)
Peuyeum Bandung atau tape singkong banyak dijual hampir di sepanjang Jalan Bandung-Cianjur. Tepatnya di Jalan Padalarang-Cipatat-Raja Mandala, makanan yang satu ini banyak dijual.

Peuyeum-peuyeum itu diikat menggunakan tali bambu dan dipajangkan di dalam etalase kaca, jadi bagi Anda yang melintasi Jalan Bandung-Cianjur, pemandangan itu bakal banyak dijumpai.

"Harga per kilonya Rp 12 ribu," kata Intan (35) salah satu penjual peyeum dan oleh-oleh khas Bandung lainnya saat ditemui detikTravel di kiosnya di sekitar Jalan Kecamatan Cipatat, Jumat (29/12/2017) akhir pekan lalu.

Intan, penjual peuyeum (Wisma/detikTravel)Intan, penjual peuyeum (Wisma/detikTravel)
Intan mengungkapkan, jika musim libur panjang seperti ini, puluhan pedagang oleh-oleh khas Bandung itu akan kebanjiran pembeli. "Banyak, untuk peuyeum seharinya bisa habis 50 kg, kalau hari biasa hanya 15 kg," ungkapnya.

Salah satu pembeli asal Cianjur Reni Anggraeni (45) mengatakan, ia kerap membeli oleh-oleh di jalan itu sepulang berwisata di wilayah Bandung.

"Kan kalau ke Cianjur tidak ada jalan tol, jadi pulangnya harus jalan sini. Sekalian, sambil lewat sambil beli oleh-oleh buat keluarga, yaitu peuyeum Bandung," ujar Reni.

Wisatawan membeli peuyeum sebagai oleh-oleh (Wisma/detikTravel)Wisatawan membeli peuyeum sebagai oleh-oleh (Wisma/detikTravel)
Di setiap kios oleh-oleh, para pedagang itu tidak hanya menjual peuyeum Bandung, mereka juga menjual makanan khas Jawa Barat lainnya di antaranya, kerupuk melarat, ubu cilembu, tauco, macam-macam manisan buah dan lainnya.

Selain itu, ada juga kerajinan tangan yang berbahan kayu seperti kuda-kudaan, miniatur truk, kentongan berbentuk si cepot, ikan, cabai merah dan terong ungu.

Ada juga celengan dan guci-guci berbahan baku dari tanah liat khas Pleres Purwakarta. Wajib dibawa pulang kalau berwisata ke Bandung nih traveler! (wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED