Seperti tak ingin ketinggalan, sekelompok pemuda di Bima, NTB sudah menyiapkan event wisata menarik. Pada tanggal 20-21 Oktober, Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Pariwisata menggandeng Pemerintah Kecamatan Langgudu dan Komunitas Nisa Bea sebagai pelaksana dari event budaya yang bertajuk Festival Tanjung Langgudu 2018.
Kegiatan festival tersebut dimaksudkan sebagai upaya untuk mempromosikan dan memperkenalkan kepada wisatawan tentang destinasi wisata maupun potensi lain yang dimiliki setiap desa di Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan Festival Tanjung Langgudu 2018 ini bertujuan memperkenalkan, mempromosikan potensi lokal, baik destinasi wisata, ekonomi kreatif, kuliner khas, sumber daya alam, maupun budaya dan kesenian yang bermuara pada peningkatan perekonomian masyarakat.
(dok. Dinas Pariwisata Bima) |
Pemerintah daerah mengaku menyambut baik kegiatan festival tersebut. Melalui keterangannya kepada detikTravel saat dihubungi, Kepala Bidang Pemasaran di Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Abdul Haris menyampaikan dukungan dan apresiasinya.
"Event kegiatan yang diprakarsai oleh komunitas setempat sangat bagus sekali dalam rangka menggali dan memperkenalkan potensi yang ada di wilayah tersebut," terang Haris, Kamis (18/10/2018).
Festival Tanjung Langgudu itu merupakan kali kedua diselenggarakan setelah sebelumnya di tahun 2017 sukses dihelat dan untuk tahun ini event tersebut telah masuk menjadi agenda rutin Dinas Pariwisata Kabupaten Bima.
Selain itu, kegiatan serupa juga tengah dipersiapkan oleh kelompok pemuda sadar wisata di Kecamatan Belo. Kelompok pemuda tersebut menamakan event yang akan digelarnya itu diberi titel Festival Bombo Ncera.
Bombo Ncera merupakan salah satu nama tempat obyek wisata domestik yang mempunyai beragam potensi. Tempat ini terletak di Desa Ncera, Kecamatan Belo. Jaraknya dari Terminal Dara, Kota Bima sekitar 45 kilo meter.
(dok. Dinas Pariwisata Bima) |
Sadar dengan potensi keindahan alam yang dimiliki Bombo Ncera, kelompok pemuda di sana mendesain tempat tersebut untuk dijadikan tempat wisata yang bisa dikenal luas oleh publik luar.
Tujuannya untuk optimalisasi potensi wisata berbasis edukasi dan budaya lokal dengan menjaga kelestarian lingkungan dan sebagai upaya peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat pedesaan.
Festival Bombo Ncera rencananya akan digelar pada 11-12 November mendatang dengan menampilkan beragam kegiatan lomba dan pertunjukan budaya.
"Dua event festival itu sebagai ajang silaturahmi bagi masyarakat setempat yang mungkin selama ini sering kita dengar terjadinya perkelahian antar warga," ujar Haris.
Dia juga berharap 2 festival tersebut benar-benar didukung oleh seluruh komponen masyarakat dan event itu bisa menjadi pergelaran tetap yang dapat menghadirkan wisnu dan wisman ke sana. Yuk liburan akhir pekan ke Bima!
Tonton juga video 'Kemeriahan Festival Budaya Isen Mulang 2018':
(bnl/fay)












































(dok. Dinas Pariwisata Bima)
(dok. Dinas Pariwisata Bima)
Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru