Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 03 Feb 2019 18:35 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Wisata Sambil Nostalgia di Museum Pos Indonesia

Satria Nandha
detikTravel
Foto: Museum Pos Indonesia di Bandung (Satria Nandha/detikTravel)
Foto: Museum Pos Indonesia di Bandung (Satria Nandha/detikTravel)
Bandung - Wisata sambil mengenal lebih dekat soal sejarah pos, traveler bisa ke museumnya di Bandung. Inilah Museum Pos Indonesia.

Salah satu tempat yang menyimpan sejarah mengenai dunia persuratan yaitu Museum Pos Indonesia yang berlokasi di Jalan Cilaki, Kota Bandung. Museum bersejarah ini berdiri sejak sekitar tahun 1933, awalnya bangunan ini bernama Museum Pos, Telegraf dan Telepon (PTT).

Museum Pos Indonesia diperuntukkan bagi masyarakat umum sebagai sarana untuk mempelajari tentang sejarah pos. Pengunjung tidak perlu membayar tiket, hanya diwajibkan mengisi buku pengunjung yang berada di pintu masuk Museum Pos Indonesia.

Setelah itu, wisatawan dapat mengelilingi museum dengan bebas dengan tetap menjaga dan tidak merusak koleksi. Koleksi yang dipajang yakni perangko, kotak pos, miniatur gedung sampai patung seorang tukang pos yang sedang dikerumuni masyarakat. Patung ini menggambarkan peran penting tukang pos pada saat itu, sebelum mengenal smartphone.

Museum yang terbuka untuk umum ini semula hanya menyajikan benda koleksi sebatas perangko, baik perangko dalam negeri maupun luar negeri. Karena pentingnya fungsi museum sebagai sarana pendidikan untuk generasi muda, maka dilakukan upaya renovasi agar dapat memelihara kekayaan warisan budaya dalam pelayanan pos.

(Satria Nandha/detikTravel)(Satria Nandha/detikTravel)
Walaupun sekarang museum sepi, namun pengunjung tetap menikmati dan bersemangat dalam mempelajari dan melihat koleksi yang sebelumnya belum pernah dilihat atau diketahui.

Pengunjung museum, Maulidina, mengatakan bahwa kondisi museum pos saat ini lebih nyaman untuk dikunjungi, tidak panas dan penerangannya pun cukup baik. Pengetahuan orang dalam dunia filateli pun turut berkembang karena koleksi perangko yang ada di Museum Pos juga terus bertambah.

"Sekarang lumayan lebih terang dan lebih nyaman buat dikunjungin, lebih adem. Sebelumnya saat saya berkunjung ke sini kesannya lebih remang-remang, kalau sekarang lebih nyaman saja. Koleksinya juga nambah, perangkonya juga banyak yang diganti jadi pengetahuan tentang filatelinya nambah," kata Maulidina saat ditemui di Museum Pos Indonesia, Bandung, Sabtu (2/2/2019).

(Satria Nandha/detikTravel)(Satria Nandha/detikTravel)
Walaupun begitu, dia mengharapkan agar ke depannya informasi yang disajikan lebih informatif. Serta ditambahkan lagi mengenai sejarah Museum Pos sendiri.

"Harapannya informasi dan sejarah mengenai surat dari orang tertentu itu kadang kurang jelas tulisan isi suratnya apa, karena kan itu bahasanya bukan bahasa Indonesia, dan lebih diperjelas lagi mengenai sejarah Museum Pos dari awal berdiri sampai sekarang karena rasanya masih kurang," ucap Maulidina.

Nah buat yang ingin berkunjung, bisa datang setiap hari kecuali Minggu. Museum yang terletak di sebelah timur Gedung Sate ini buka hari Senin-Jumat pukul 09.00-16.00 WIB dan Sabtu pukul 09.00-13.00 WIB. (krn/krn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED