Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Mei 2019 13:15 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Mengenal Tugu Soekarno yang Didatangi Jokowi di Palangkaraya

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Monumen Tugu Soekarno di Palangkaraya (Ipon Susanti/dTraveler)
Monumen Tugu Soekarno di Palangkaraya (Ipon Susanti/d'Traveler)
Palangkaraya - Saat meninjau Palangkaraya sebagai salah satu calon ibu kota negara baru kemarin Rabu, Presiden Jokowi mampir ke Tugu Soekarno. Ini sejarah di baliknya.

Persis hari Selasa kemarin (8/5) Presiden Jokowi mampir ke Palangkaraya di Kalimantan Tengah dalam rangka meninjau calon ibu kota negara baru Indonesia.

Di perjalanan dinas itu, Presiden Jokowi diketahui mampir ke Tugu Soekarno yang dikenal sebagai tiang pancang pembangunan Kota Palangkaraya sekaligus saksi bisu dari wacana pemindahan ibu kota sejak era Presiden Soekarno.

"Tugu ini menjadi pengingat dibangunnya sebuah kota di tengah hutan belantara Kalimantan," tulis Jokowi dalam fotonya.

Adapun, Tugu Soekarno menyimpan cerita mendalam tentang ide dan gagasan Soekarno. Dilihat detikcom dari situs Disbudpar Palangkaraya, Kamis (9/5/2019), tugu itu diketahui telah ada sejak 17 Juli 1957 silam.

Sejarah mencatat, Kota Palangkaraya disiapkan oleh Soekarno atau yang akrab disapa Bung Karno sebagai calon ibukota Indonesia.

Tugu Soekarno itu pun jadi tiang pertama pembangunan Kota Palangkaraya yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia pada saat itu, tepatnya pada pertengahan Juli tahun 1957.

Mengenal Tugu Soekarno yang Didatangi Jokowi di PalangkarayaFoto: (Ipon Susanti/d'Traveler)
Menariknya, tanggal didirikannya tugu tersebut juga diperkaya dengan filosofi yang dipikirkan oleh Bung Karno. Angka 17 melambangkan hikmah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Tugu Api berarti api tak kunjung padam, semangat kemerdekaan dan membangun, Pilar yang berjumlah 17 berarti senjata untuk berperang dan Segi Lima Bentuk Tugu melambangkan Pancasila mengandung makna Ketuhanan Yang Maha Esa.

Terlepas dari pemikiran Soekarno, tugu tersebut juga jadi tempat berkumpul wisatawan lokal untuk sekedar nongkrong, menikmati pemandangan sekitar dan berfoto-foto. Lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Palangkaraya dan bersebelahan langsung dengan Taman Pasuk Kameluh.

Sungai KahayanSungai Kahayan (Ipon Susanti/d'Traveler)
Suasana tenang, asri dan nyaman akan terasa pada saat datang ke monumen kota ini yang terletak di jantung Kota Palangkaraya tepatnya di Jalan S. Parman depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah.

Selain menikmati keindahan Tugu, wisatawan juga bisa menikmati beberapa kuliner yang tersedia di Cafe yang letaknya dibelakang Tugu dan dipinggiran sungai Kahayan.

BACA JUGA: Mengenal Bukit Soeharto, Calon Ibu Kota Baru dari Kutai Kartanegara

Wisatawan juga bisa menikmati pemandangan yang bagus pada sore hari dengan latar Jembatan Kahayan dan lalu lalang klotok-klotok kecil para nelayan.

Apabila semua perencanaan berjalan matang, bukan tak mungkin kalau Jokowi dapat menunaikan gagasan Soekarno yang masih jadi wacana hingga detik ini.


Mengenal Tugu Soekarno yang Didatangi Jokowi di Palangkaraya
(sym/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA