detikcom menyambangi Kota Tua Jakarta, Sabtu (11/5/2019), malam. Seperti pasar malam, terutama di kawasan Kali Besarnya, amat riuh.
Kali Besar Kota Tua
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentunya hal itu sangat kontras saat di siang hari yang terlihat lebih bersih. Malam itu, banyak anak muda yang bermain skateboard, nongkrong di kursi-kursi kanan kiri pinggir Kali Besar.
Panggung musik di Jembatan Merah Kota Tua (Masaul/detikcom) |
Jembatan Merah Kota Tua
Jembatan Merah jadi pusat keramaian di malam minggu Bulan Ramadhan. Penuh sesak muda-mudi sampai keluarga.
Di Jembatan Merah Kali Besar ini ada panggung musik dadakan yang dilingkari para traveler menghabiskan malam minggu. tentunya tak kalah dengan Taman Fatahillah yang memiliki lapangan luas.
Untuk kamu ketahui, Wisata Sungai Kota Tua di tutup saat malam hari. Jadi, jalan terapung yang ada di aliran Kali Besar tak bisa dieksplorasi.
Menyoal kekurangan kawasan tua tak hanya ada di sampah yang berserakan. Selain kesadaran yang kurang dari traveler, tempat sampah yang ada di pusat keramaian ini juga masih kurang banyak.
Pemain skateboard (Masaul/detikcom) |
Bau pesing jadi soal berikutnya. Di kawasan Kali Besar hanya ada satu toilet umum yakni di Gedung BGR dan terdapat masjid di tempat yang sama.
Bahkan menurut penuturan salah satu pedagang keliling yang memakai sepeda, ia tak malu kencing di sembarang tempat di sepanjang aliran Kali Besar. Asal, ia merasa keadaan masih sepi.
Alangkah baiknya penataan kawasan Kota Tua Jakarta yang sudah apik juga dilengkapi dengan fasilitas umum dan yang memadai. Terakhir, memang tidak ada tiket masuk di Kota Tua Jakarta, hanya parkir motor Rp 5.000.
Jalanan terapung Wisata Sungai Kota Tua (Masaul/detikcom) |
Namun pengamen di kawasan Kali Besar amat banyak, kami nongkrong hanya 30 menit telah didatangi lebih dari 5 pengamen. Bagaimana menurut Anda? (msl/aff)












































Panggung musik di Jembatan Merah Kota Tua (Masaul/detikcom)
Pemain skateboard (Masaul/detikcom)
Jalanan terapung Wisata Sungai Kota Tua (Masaul/detikcom)
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah