Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 13 Jun 2019 17:23 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Ini Lho Gapura Pecinan Yogyakarta yang Dikira di Shanghai

Bagus Kurniawan
detikTravel
Gapura Kampung Ketandan (Usman Hadi/detikcom)
Gapura Kampung Ketandan (Usman Hadi/detikcom)
Yogyakarta - Kampung Ketandan di Yogyakarta jadi viral di Instagram karena dikira di Shanghai. Padahal inilah pecinan Kota Gudeg yang penuh pesona.

Kampung Ketandan di Kota Yogyakarta merupakan satu kawasan Pecinan. Kampung Ketandan terletak kawasan Malioboro tepatnya di Jalan A Yani atau sekarang bernama Jalan Margo Mulyo.

Kampung ini terletak tak jauh dari Pasar Beringharjo atau di sebelah utara sekitar 150 meter dan di sebelah selatan Kantor Gubernur DIY di Kepatihan. Kampung Ketandan masuk wilayah Kecamatan Gondomanan. Kampung Pecinan Ketandan usianya sudah ratusan tahun sejak Yogyakarta ada.

Ini Lho Gapura Pecinan Yogyakarta yang Dikira di ShanghaiSuasana Kampung Ketandan (Usman Hadi/detikcom)
Jika kita masuk ke dalam perkampungan, tampak banyak bangunan dengan arsitektur gaya China dengan pintu kayu jati berkukuran besar-besar. Selain menjadi tempat tinggal, rumah-rumah warga China di Ketandan juga menjadi tempat usaha/dagang mereka.

Kawasan Pecinan Ketandan ini selalu menjadi pusat acara Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) yang digelar tiap tahun saat perayaan Imlek. PBTY sendiri sudah digelar sejak tahun 2005 hingga 2019. Untuk acara PBTY sendiri selalu digelar dari pintu utama masuk Kampung Ketandan hingga ke timur sekitar 300-an meter.

Untuk menuju ke sana sangatlah mudah, di pintu masuk kawasan itu sekarang sudah dibangun gapura atau pintu gerbang tinggi terbuat dari beton menyerupai kawasan pecinan di daerah lain. Gapura ini dibuat atas inisiatif Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Ini Lho Gapura Pecinan Yogyakarta yang Dikira di ShanghaiInilah pecinan Ygyakarta (Usman Hadi/detikcom)
Selain kawasan pertokoan, di dalam kampung Ketandan juga menjadi tempat tinggal warga Tionghoa. Kawasan Ketandan juga banyak toko-toko yang menjual emas, berlian dan lain-lain. Sebab kawasan itu juga terhubung dengan Pasar Gedhe atau Pasar Beringharjo.

Kampung ini berdiri sejak adanya Keraton Yogyakarta yang didirikan Sri Sultan Hamengku Buwono I setelah perjanjian Giyanti tahun 1755.

Dalam sejarah Kota Yogyakarta, kawasan Pecinan di Yogyakarta selain Ketandan juga ada Kampung Beskalan, Pajeksan yang ada di sisi barat kawasan Malioboro di Jalan Margomulyo. Sedangkan di sisi utara kawasan Jetis, kawasan Pecinan berada di dekat Kelenteng Poncowinatan di belakang Pasar Kranggan.

Gapura Pecinan Ketandan ini menjadi ciri khas kawasan itu. Hampir tiap hari selalu ramai dengan wisatawan yang berkunjung di kawasan Malioboro dan sekitarnya.


Sebelumnya, @shanghai.explore adalah akun Instagram pariwisata swasta Shanghai. Adminnya memposting foto milik @bagaswisnuaji yang diklaim sebagai suasana Shanghai.

Fotonya mendapatkan 2.562 likes dan 653 komentar. Namun rupanya, itu bukan foto di Shanghai, melainkan Kampung Ketandan yang merupakan pecinan dan tempat wisata di Yogyakarta. Netizen pun jadi ramai dan foto ini jadi viral. (bgk/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA