Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 27 Agu 2019 07:35 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Samboja, Rumah Orangutan di Ibu Kota Baru Indonesia

Syanti Mustika
detikTravel
Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari (Rengga Sancaya/detikcom)
Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari (Rengga Sancaya/detikcom)
Kutai Kartanegara - Ibukota Indonesia telah diputuskan akan pindah ke Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara di Kaltim. Di dekat sana ada rumah orangutan lho. Lihat yuk!

Presiden Jokowi telah memutuskan untuk memindahkan ibukota ke Kalimantan Timur, tepatnya ke Kecamatan Samboja di Kutai Kartanegara dan Kecamatan Sepaku di Penajam Paser Utara. Di Kutai Kartanegara terdapat penangkaran orangutan bernama Samboja Lestari.

Dirangkum detikcom, Selasa (27/8/2019) Samboja Lestari berlokasi di Jalan Balikpapan-Handil Km 44, Kutai Kartanegara. Di sanalah orangutan belajar untuk hidup di alam bebas.

Mungkin nama Samboja sedikit terdengar asing di telinga traveler, karena selama ini orangutan terkenal berada di Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah. Samboja juga menjadi salah satu pusat konservasi di Kalimantan Timur.

(Rengga Sancaya/detikcom)(Rengga Sancaya/detikcom)
Program reintroduksi orangutan di Samboja Lestari didirikan oleh Yayasan BOS (Borneo Orangutan Survival) pada tahun 1991. Tempat ini khusus menyediakan perawatan dan rehabilitasi bagi orangutan yang kehilangan habitat atau induk.

Adapun kegiatan utama dari Samboja Lestari adalah penyelamatan orangutan, translokasi orangutan dari daerah-daerah konflik ke habitat yang aman dan dilindungi, perawatan dan pelayanan kesehatan, rehabilitasi, reintroduksi dan kegiatan restorasi hutan.

Kawasan konservasi di Desa Samboja punya luas sekitar 1.800 hektar. Di dalamnya terdapat sungai buatan dengan aliran air yang cukup deras. Di tengah-tengah sungai itu, terdapat 3 pulau buatan yang dihuni orangutan.

(Rengga Sancaya/detikcom)(Rengga Sancaya/detikcom)
Masing-masing pulau dihuni oleh 3-4 orangutan. Sisanya berkeliaran di alam bebas, masih di kawasan Desa Samboja. Total, populasi orangutan di kawasan ini sekitar 200 ekor.

Pengunjung bisa datang dan melihat langsung bagaimana aktivitas orangutan. Namun hanya 2 pulau saja yang bisa traveler kunjungi, selebihnya pulau digunakan untuk konservasi para orangutan yang hidup di alam liar.

Tak semua orangutan yang dirawat di sini bisa di lepas ke alam liar. Orangutan yang terluka parah dan sudah tua tetap dirawat di konservasi. Salah satunya adalah orangutan bernama Bujang.

Orangutan bernama Bujang (Afif/detikcom)Orangutan bernama Bujang (Afif/detikcom)
Bujang hidup di Pulau Exhibitor yang merupakan salah satu pulau yang bisa dikunjungi pengunjung. Dia hidup bersama Ana, si betina dewasa. Bujang punya kelakuan unik, yaitu suka dengan turis perempuan dan sangat tidak suka dengan turis pria.

Jik dia melihat turis pria, dia akan spontan melempar dengan batu atau bambu, supaya turis pria pergi. Tapi dia rela berlama-lama bertatapan dengan turis wanita. Unik ya!

Perlu juga traveler ketahui, tak hanya melindungi orangutan, Samboja Lestari juga mengelola suaka beruang madu. Sekarang ada 50 ekor beruang madu tinggal di sini.

Wah nanti asyik banget tuh, datang ke ibu kota baru Indonesia bisa sekalian wisata melihat orangutan!

Simak Video " Jajal Jalan dan Lalu Lintas Calon Ibu Kota RI"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA