Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 01 Jan 2020 18:45 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Objek Wisata Baru di Banyumas, Hutan Pinus Limpakuwus

Arbi Anugrah
detikTravel
Foto: Anak-anak main trampolin di area hutan pinus limpakuwus (Arbi Anugerah/detikcom)
Foto: Anak-anak main trampolin di area hutan pinus limpakuwus (Arbi Anugerah/detikcom)
Banyumas - Awal tahun baru 2020, sejumlah objek wisata di Kabupaten Banyumas ramai diserbu wisatawan. Salah satunya main trampolin yang berada dalam area hutan Limpakuwus.

Dari beberapa objek wisata yang berada di kaki Gunung Slamet, khususnya di Kabupaten Banyumas, objek wisata Hutan Pinus Limpakuwus merupakan yang ramai dikunjungi wisatawan. Di sini menyuguhkan panorama alam dan wahana wisata anak anak.

Salah satu wahana wisata yang menjadi primadona dan disukai anak-anak maupun orang dewasa yaitu play ground. Di lokasi tersebut terdapat berbagai permainan seperti trampolin, kereta wisata, spider web dan taman lalu lintas.

"Seru..tidak takut. Awalnya takut setelah itu tidak. Seperti terbang, diatas rasanya deg degan,"kata salah satu pengunjung, Alya Fatin Mahera (6) kepada wartawan, Rabu (1/1/2020).

Foto: Arbi Anugerah/detikcom


Wahana wisata yang berada di dalam area hutan Limpakuwus ini dikelola PT Inhutani 5 selaku pengelola wahana wisata Play Ground Hutan Pinus Limpakuwus. Menurut Tunjung Rukmo, Konsultan PT Inhutani 5, salah satu wahana pohon trampolin yang masih sangat jarang di Indonesia, bahkan untuk tingkat Jawa Tengah diklaim belum ada.

"Wahana Trampolin Pohon bisa dikatakan masih jarang di Indonesia. Kalau di Jawa Tengah masih belum ada," ujarnya.

Di wahana wisata ini, wisatawan bisa terbang melompat setinggi empat meter hingga delapan meter dengan pengamananan dan pengawasan yang ketat dari petugas. Wahana ini mampu menahan antara 70 kilogram hingga maksimalnya 90 kilogram.

"Justru yang paling banyak ingin mencoba adalah anak-anak kecil, karena mereka belum punya takut," jelasnya.

Untuk dapat bermain di wahana-wahana ini, pengunjung akan dikenakan harga Rp 15 ribu untuk trampolin, Rp 10 ribu untuk taman lalu lintas, dan spiderweb Rp 5 ribu. Dengan durasi waktu yang diberikan selama lima menit.

Menurut Rukmo, wahana wisata pohon trampolin dan spider web merupakan wisata sensasi baru bagi pengunjung yang bernyali besar. Pada hari libur kemarin, wisatawan yang datang ke lokasi ini mencapai empat ribu, sedangkan hari biasa mencapai 500 hingga 1000 wisatawan.

"Untuk Trampolin, jika sedang tidak hujan mulai dari pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB maksimal 180 orang yang bisa bermain," ucapnya.

Rukmo menjelaskan jika awalnya hutan Pinus Limpakuwus ini belum ada wahana untuk anak-anak. Kebanyakan wahana adalah foto dan selfie untuk remaja dan dewasa. Sehingga, pihaknya berinisiatif untuk berinvestasi wahana khusus anak atau playground.

Foto: Arbi Anugerah/detikcom


Sementara, menurut Wiwin, warga Purwokerto, dirinya baru pertama kali datang ke Hutan Pinus Limpakuwus. Dia tahu lokasi wisata ini dari temannya, sampai akhirnya dia memutuskan untuk mengisi libur tahun baru bersama keluarga ke Hutan Pinus Limpakuwus .

"Bagus, asri, hijau. Ini baru pertama kali, tahu Hutan Pinus Limpakuwus dari teman dan google. Datang bersama anak dan teman, sekalian mengisi libur tahun baru," jelasnya.

Dari pantauan detikcom, saat hampir sepanjang jalan menuju Wana Wisata Baturraden, termasuk Hutan Pinus Limpakuwus terlihat macet. Banyak di antara para pengunjung datang dari berbagai kota menuju beberapa lokasi obyek wisata yang ada di Baturraden.

Simak Video "Bupati Tegal Diteror, Mobil Dinasnya Dibakar Pria Misterius"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA