Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 03 Feb 2020 08:45 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Mengenal Natuna yang Jadi Tempat Observasi WNI dari Wuhan

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Masjid Agung Natuna jadi salah satu landmark yang tersohor di perbatasan Indonesia tersebut. Tak hanya megah, masjid itu juga dapat menampung ribuan jemaah.
Natuna dari udara (Agung Pambudhy/detikcom)
Natuna -

Natuna di Kepulauan Riau kini tengah menjadi tempat observasi bagi WNI yang datang dari Wuhan. Berikut fakta dari pulau cantik tersebut.

Tepat hari Minggu kemarin (2/2), sekitar 238 WNI sipil yang baru datang dari China telah tiba di Natuna. Rencananya, ratusan warga sipil tersebut akan melalui proses screening virus Corona lebih dulu ke Lanud Raden Sadjad Ranai sebelum dipulangkan kembali ke tempat asal masing-masing.

Mengenal Natuna yang Jadi Tempat Observasi WNI dari WuhanProses evakuasi WNI dari China ke Natuna (Dok. Kemlu)

Berbagai pertimbangan pun diambil, terkait lokasi Natuna sebagai tempat observasi WNI dari China. Terlepas dari lokasinya yang merupakan salah satu pulau terluar Indonesia, Natuna menyimpan banyak kisah menarik.

Dalam beberapa kesempatan, detikcom pun pernah berkunjung ke Natuna. Dihimpun detikcom, Senin (3/2/2020), berikut beberapa fakta menarik tentang Natuna:

1. Sempat jadi suaka pengungsi Vietnam

Sekitar tahun 79-96an, Pulau Laut di Utara Natuna sempat menjadi suaka bagi sejumlah pengungsi Vietnam di luat Pulau Galang, Batam. Pulau ini hanya bisa dijangkau dengan kapal dari Kota Ranai, Ibu Kota Natuna sekitar 4-6 jam.

Konon, di pulau inilah tersimpan misteri harta karun emas yang dibawa oleh para pengungsi Vietnam dulu. Dalam pelariannya, warga Vietnam ini banyak yang membawa emas sebagai perbekalan. Emas itu pun dipercaya masih terkubur di Pulau Laut kini.

2. Sempat diperebutkan China dan Indonesia

Awal Januari tahun ini, Natuna sempat jadi rebutan antara Pemerintah Indonesia dan China. Masuknya sejumlah kapal nelayan hingga Cost Guard China ke perairan Natuna di Kepulauan Riau, Indonesia, berbuntut ketegangan antar kedua negara.

Mengenal Natuna yang Jadi Tempat Observasi WNI dari WuhanFoto: Laily Rachev / Biro Pers Sekretariat Presiden

Hanya setelah Indonesia menegaskan posisinya di Natuna lewat armada bersenjata lengkap yang dipimpin oleh Presiden Jokowi langsung, Pemerintah China pun akhirnya menghormati kedaulatan Indonesia atas Natuna.

3. Kaya energi

Berdasarkan data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) yang dikutip, Senin (6/1/2020), total produksi minyak dari blok-blok yang berada di Natuna adalah 25.447 barel per hari. Wilayah ini juga punya blok gas raksasa terbesar di Indonesia yaitu blok East Natuna yang sudah ditemukan sejak 1973.

4. Kaya potensi laut

Mengenal Natuna yang Jadi Tempat Observasi WNI dari Wuhan(Foto: Agung Pambudhy/detikcom)

Soal hasil laut, Natuna memang menyimpan beragam potensi. Mulai dari cumi-cumi, lobster, kepiting hingga rajungan, semua ada di sini.

5. Punya alam indah

Mengenal Natuna yang Jadi Tempat Observasi WNI dari WuhanPulau Sinimpak, Natuna (Agung Pambudhy/detikcom)

Di luar kekayaan energi dan emas milik bekas masyarakat Vietnam, keindahan alam Natuna dari darat hingga bawah lautnya juga begitu penting bagi sektor pariwisata.

Dalam periode pemerintahan terdahulu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti diketahui kerap bermain paddle di sela kesibukannya di sana. Siapa yang bisa menolak indahnya alam Natuna?



Simak Video "Momen Bahagia WNI yang Diobservasi di Natuna Tiba di Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA