Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 16 Feb 2020 20:49 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Buku Apa Saja yang Bisa Dibaca di Perpustakaan Erasmus Huis?

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Perpusatakaan Eramus Huis
Foto: Perpustakaan Erasmus Huis (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Kedutaan Besar Belanda di Jakarta Selatan mempunyai perpustakaan yang bisa digunakan untuk menambah konten instagram. Menu utama sih tetap buku, apa saja koleksinya?

Perpustakaan ini berada di Kedutaan Besar Belanda yang sekaligus menjadi Erasmus Huis--pusat kebudayaan--, namun tidak semua bukunya berbahasa Belanda. Ada juga, lo, buku-buku berbahasa Indonesia dan Inggris yang bisa traveler baca. Jadi tak hanya foto-foto, namun kegiatan membaca tetap menjadi yang utama.

Walaupun mungkin buku berbahasa Indonesia dan Inggris hanya sedikit dibandingkan dengan buku berbahasa Belanda, namun ada beberapa buku yang bisa traveler baca, yaitu pembahasan yang berkaitan dengan Belanda.

Perpustakaan Erasmus Huis di Kuningan, Jkasel memiliki spot untuk foto-foto. (Grandyos Zafna/detikcom)

"Bukunya dalam bahasa belanda kira-kira 80% tapi ada juga dalam bahasa inggris dan ada bahasa Indonesia sedikit sekali, mungkin ada sekitar 5 % ada bahasa Indonesia," kata Kepala Perpustakaan, Rina Tjokorde.

Buku berbahasa Indonesianya bukan sekedar novel biasa, namun ada pembahasan tentang Belanda. Misalnya seperti karya sastra Pramoedya Ananta Toer atau Moechtar Lubis yang menulis sejarah zaman dahulu.

"Jadi kalau misalnya mencari buku bahasa Indonesia pengarang kaya yang di indonesia ngetop gitu ya kita belum tentu punya. Karena kan yang ada sangkut pautnya cerita Belanda, misalkan kaya negeri Van Oranye nah itu aja, kaya yang gitu-gitu bukunya," kata Rina.

Foto: (Tasya/detikcom)

Namun, untuk buku berbahasa Belanda di sini sangat lengkap. Mulai dari mengenai negeri Belanda, info mengenai pelukis belanda hingga pembahasan tentang arsitek.

Beberapa waktu lalu, di perpustakaan ini juga menggelar pameran arsitek. Pengunjung mengaku antusias karena banyaknya buku arsitek yang ada di perpustakaan ini.

"Ternyata katanya banyak sekali buku arsitek di sini, mereka senang. Yang mahasiswa yang bidangnya arsitek, terus juga yang orang mau ke Belanda kan selalu nyari kota-kotanya kan, itu kebantu di sini. Jadi sebenarnya bukan hanya dari digital aja, tapi sebenarnya manual buku juga diperlukan," kata Rina.

Jadi, untuk buku bahasa Indonesia dan Inggris perpustakaan ini tidak menyediakan banyak. Tapi, jika mencari buku apapun yang membahas tentang Belanda, di sinilah tempatnya.



Simak Video "Main-main ke Perpustakaan Erasmus Huis yang Instagramable"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA