Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 26 Feb 2020 23:29 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

7 Wisata Bekas Tambang, Tak Kalah Cantik dari Ranu Manduro Mojokerto

Putu Intan
detikTravel
Danau kaolin
Baik di Indonesia maupun di negara lain, banyak bekas tambang disulap menjadi destinasi wisata. Foto: (Windra/d'Traveler)
Jakarta -

Beberapa hari belakangan, netizen di media sosial ramai memperbincangkan pesona padang rumput di Mojokerto. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai Ranu Manduro Ngoro, Mojokerto. Dengan latar Gunung Penanggungan, pemandangan padang rumput itu menjadi makin ciamik sampai-sampai tak disangka bahwa kawasan itu dulunya adalah bekas tambang galian C.

Nah selain Ranu Manduro Ngoro, Mojokerto, di Indonesia dan negara-negara lain juga ada banyak bekas tambang yang disulap jadi objek wisata. Berikut ini beberapa destinasi tersebut.

1. Tebing Breksi, Yogyakarta

Ragam Wisata Bekas Tambang yang Tak Kalah Cantik dari Ranu Manduro MojokertoFoto: (Usman Hadi/detikcom)

Yogyakarta tak cuma kental akan wisata seni dan budayanya. Di sana juga ada bekas tambang yang diubah menjadi destinasi wisata instagramable. Di tempat yang disebut Tebing Breksi ini, berdiri dua buah tebing yang telah dilengkapi dengan anak tangga. Traveler dapat mendaki ke atas untuk menikmati pemandangan Kota Yogyakarta di arah barat dan berbagai candi seperti Prambakan, Boko, dan Barong serta Gunung Merapi di utara.

Selain itu, di dinding tebing itu terdapat relief wayang yang langsung dipahat oleh seniman lokal. Spot ini biasanya diburu wisatawan untuk dijadikan latar berfoto.

Traveler yang berkunjung ke sana akan dikenakan tarif parkir yaitu Rp 2.000 per motor, Rp 5.000 per mobil dan Rp 10.000 per bus.


2. Kandang Godzilla, Tangerang

Ragam Wisata Bekas Tambang yang Tak Kalah Cantik dari Ranu Manduro MojokertoFoto: Tripa Ramadhan

Mendengar Kandang Godzilla mungkin membuat traveler ngeri ya? Tapi jangan khawatir, Kandang Godzilla ini justru punya pesona kecantikan alami yang membuat traveler tidak menyangka bahwa dulunya tempat ini adalah area pertambangan. Ya, destinasi wisata yang terletak di Cisoka, Tangerang ini pernah menjadi tempat penambangan pasir secara manual selama 6 tahun.

Setelah pasir di sana habis, area itu dibiarkan dan berubah menjadi tebing-tebing tak beraturan. Selain itu, lokasi itu juga ditumbuhi rerumputan hijau yang membuatnya terlihat lebih segar. Tempat yang punya nama asli Taman Tebing Koja ini akhirnya banyak diburu wisatawan untuk berfoto.

Jika main ke sana, traveler akan dipandu oleh porter dadakan yang biasanya adalah anak-anak sekitar. Mereka dapat membantu traveler menemukan spot terbaik untuk berfoto. Tak ada tarif khusus untuk menggunakan jasa porter ini. Traveler dapat membayar secara sukarela.

Oh iya, saat menikmati keindahan Kandang Godzilla, traveler juga harus berhati-hati saat menaiki dan menuruni tebing sebab lokasinya masih minim pengaman.

3. Danau Kaolin Belitung

Ragam Wisata Bekas Tambang yang Tak Kalah Cantik dari Ranu Manduro MojokertoFoto: (Windra/d'Traveler)

Membahas mengenai bekas tambang, tak lengkap bila tak memasukkan Danau Kaolin di Belitung ke dalam daftarnya. Danau Kaolin yang punya air berwarna biru toska dan dikelilingi tanah putih itu dulunya merupakan area tambang kaolin. Kini, wisatawan banyak yang datang ke sana untuk berfoto karena pemandangannya yang memang instagramble.

Danau Kaolin terletak di Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung dan tepat di pinggir jalan sehingga mudah terlihat. Dengan area yang cukup luas kawasan ini sekarang diberi pagar bambu untuk keamanan pengunjung. Hal ini dilakukan agar pengunjung tak tergelincir dan tercebur ke danau saat asyik berfoto.

4. Wisata Tambang Dalam di Sawahlunto

Ragam Wisata Bekas Tambang yang Tak Kalah Cantik dari Ranu Manduro MojokertoFoto: (Randy/detikTravel)

Berbeda dengan destinasi bekas tambang lainnya, destinasi ini menawarkan wisata edukasi. Bekas tambang yang diresmikan pada 26 Juli 2017 oleh Direktur Operasi dan Produksi PT Bukit Asam, Suryo Eko Hadianto, itu dialihfungsikan menjadi Lubang Pendidikan untuk tujuan edukasi.

Nah, berbeda dengan bekas tambang lainnya yang merupakan tambang terbuka, tambang ini adalah tambang dalam yang punya kompleksitas teknis yang sarat dengan nilai edukasi. Bahkan di Indonesia, tambang dalam seperti ini mungkin hanya ada di Sawahlunto.

5. Kampung Reklamasi Air Jangkang, Bangka

Ragam Wisata Bekas Tambang yang Tak Kalah Cantik dari Ranu Manduro MojokertoFoto: (Deni Wahyono/detikTravel)

Masih di Sumatera, ada juga bekas tambang timah milik PT Timah tbk yang dialihfungsikan menjadi taman rekreasi keluarga dan agrowisata bernama Kampung Reklamasi Air Jangkang. Di sana traveler dapat melihat aneka jenis tanaman dan buah-buahan, seperti sayuran hidroponik, peternakan bioflok ikan lele dan beberapa penelitian tanaman. Selain itu, tempat ini juga menjadi habitat bagi satwa langka khas Bangka Beitung.

Tempat wisata ini terletak di Dusun Sinar Rembulan, Desa Riding Panjang, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Pulau Bangka. Akses ke sana juga mudah, dapat ditempuh dalam waktu 25 menit dari Kota Pangkalpinang.

6. Eden Project, Inggris

Ragam Wisata Bekas Tambang yang Tak Kalah Cantik dari Ranu Manduro MojokertoFoto: CNN

Bekas tambang yang diubah menjadi tempat wisata tak hanya ada di Indonesia. Di negara lain seperti Inggris misalnya, ada sebuah bekas tambang kaolin yang dipercantik menjadi sebuah taman. Namanya adalah Eden Project.

Eden Project adalah taman hutan hujan indoor dimana di sana juga terdapat berbagai macam atraksi seperti pameran seni, es skating, sampai jadi tempat konser. Tempat wisata yang dibuka umum pada Maret 2001 itu juga dilengkapi fasilitas The Core untuk membantu mengkomunikasikan pesan mengenai ketergantungan antara orang-orang dan tumbuhan.

7. Salina Turda, Romania

Ragam Wisata Bekas Tambang yang Tak Kalah Cantik dari Ranu Manduro MojokertoFoto: CNN

Romania rupanya punya ide yang kreatif dalam memanfaatkan bekas tambang sehingga bernilai ekonomis. Mereka membangun taman rekreasi yang letaknya di gua bawah tanah sedalam 120 meter. Untuk mencapainya, setiap pengunjung harus menggunakan lift.

Destinasi bernama Salina Turda ini pertama kali dibuka tahun 1992 dan menawarkan aneka wahana permainan seperti bianglala, bowling, miniatur golf course, serta danau yang dapat dipakai bermain boat. Selain itu di sana juga ada fasilitas spa dan pusat kesehatan. Ternyata, kondisi Salina Turda yang lembab dan terbuat dari garam itu cocok untuk menyembuhkan penyakit dan baik untuk kesehatan.



Simak Video "Sayang, Pesona Ranu Manduro Mesti Ditutup karena Sampah"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA