Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 08 Mei 2020 14:15 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Kampung Benda Kerep, Wisata Religi Berusia Ratusan Tahun di Cirebon

Sudirman Wamad
detikTravel
Kampung/pesantren wisata religi di Cirebon
Foto: Kampung Benda Kerep (Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon -

Di Cirebon, ada Kampung Benda Kerep yang sering jadi destinasi wisata religi. Kampung sekaligus pesantren ini sudah ada sejak ratusan tahun silam.

Pesantren Benda Kerep di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, salah satu aset wisata religi. Sebab, pesantren atau Kampung Benda Kerep memiliki keunikan tersendiri dibandingkan kampung lainnya di Kota Cirebon.

Lokasi Kampung Benda Kerep sekitar 15 kilometer dari pusat ekonomi dan pemerintahan Kota Cirebon. Suasana di kampung tersebut terbilang masih asri. Udaranya segar. Karena tak ada satu pun kendaraan bermotor yang masuk kampung.

Akses masuk menuju Kampung Benda Kerep hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. Kendaraan tak diizinkan masuk kampung, diwajibkan untuk diparkirkan di halaman yang lokasi tak jauh dari akses masuk menuju kampung.


Lokasi halaman parkir kendaraan dengan kampung dipisah oleh sungai. Uniknya, akses masuk menuju kampung dibuat seperti 'undak-undakan' yang memecah arus sungai. Undak-undakan dibuat sebagai pijakan untuk menyebrangi sungai. Ya, pihak Kampung Benda Kerep sengaja tak membangun jembatan.

"Kalau dibangun jembatan tidak boleh. Karena ini wasiat Mbah Sholeh. Saya tidak tahu alasannya apa, yang kalau sesepuh bicara atau memberikan wasiat tentu ada tujuan, dan ada yang dirahasiakan juga," kata tokoh agama Kampung Benda Kerep Kiai Miftah saat berbincang dengan detikcom di ponpesnya, Rabu (6/5/2020).

Kampung/pesantren wisata religi di CirebonKiai Miftah Foto: Sudirman Wamad/detikcom



Selain akses tersebut, Miftah mengatakan ada juga akses alternatif lainnya untuk masuk ke Kampung Benda Kerep. Pihaknya bersama pemerintah membangun jembatan alternatif yang difungsikan ketika ada bencana alam dan lainnya.

"Ya kalau akses utama yang tadi, tidak menggunakan jembatan," kata Miftah.

Pejuang kemerdekaan..


Selanjutnya
Halaman
1 2 3
BERITA TERKAIT
BACA JUGA