Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 21 Mei 2020 22:24 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Jembatan Sayidan yang Penuh Kenangan di Jogja

Jauh Hari Wawan S
detikTravel
Jembatan Sayidan, Yogyakarta, Kamis (21/5/2020).
Foto: Jembatan Sayidan, Yogyakarta, Kamis (21/5/2020). (Jauh Hari Wawan S./detikcom)
Yogyakarta -

"...di Sayidan, di jalanan, angkat sekali lagi gelasmu kawan..." Kutipan dari lagu band asal Yogyakarta, Shaggydog itu tentu tidak asing di telinga. Ya, Sayidan merupakan salah satu ikon di Kota Pelajar.

Seperti papan nama Jalan Malioboro, Jembatan Sayidan juga punya tetenger. Empat bangunan di sisi jembatan dan di bangunan itu tertulis Sayidan. Dulunya, ada plang berwarna biru dengan tulisan 'Jembatan Sayidan' di bawahnya ada tulisan menggunakan aksara Jawa. Namun, saat ini plang itu sudah tidak ada.

Jembatan Sayidan itu tentu punya memori tentang ribuan orang yang pernah singgah dan mengabadikan momen di sana. Sayidan juga tidak akan bisa lepas dari bayang-bayang Shaggydog sebagai musisi yang membuat Sayidan berbenah. Dari gang gelap di tengah kota menjadi sebuah destinasi wisata.

Jembatan Sayidan, YogyakartaJembatan Sayidan, Yogyakarta. (Jauh Hari Wawan S./detikcom)

Sekadar informasi, Sayidan adalah sebuah kampung di pusat kota Yogyakarta. Kilometer 0 Kota Yogya hanya berjarak sekitar 1,5 km dari Sayidan.

Tepatnya, Sayidan ada di sebelah timur kilometer 0. Kilometer 0 sendiri adalah sumbu di perempatan benteng Vredeburg, kantor pos, kantor bank BNI, dan Gedung Agung.

Kampung Sayidan berlokasi di pinggir sungai Code, salah satu sungai penting yang membelah Kota Yogya. Jembatan Sayidan menghubungkan Jalan Pangeran Senopati dengan Jalan Sultan Agung.

Jembatan ini juga menjadi penghubung antara Keraton Ngayogyakarta dengan Puro Pakualaman. Di zaman Belanda, dua kerajaan ini terpisah. Kini sultan dari Keraton Yogyakarta menjadi gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Sementara dari Pakualam menjadi wakilnya.

Jembatan Sayidan ini menjadi salah satu pembicaraan dalam Pulang Kampung Digital Yogyakarta bareng detikcom malam ini. Pulang Kampung Digital diikuti oleh GKR Hayu, Didik Nini Thowok, Gus Miftah, Kelik Pelipur Lara, Putri Ariani, Anang Batas, Ki Seno Nugroho, Noe 'Letto', dan Pongki Barata. Acara ini dipandu oleh MC kocak Yogya, Alit Jabang Bayi dan Gundhissos.



Simak Video "Temu Kangen Warga Bandung di Pulang Kampung Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA