Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 18 Sep 2020 09:52 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Bisa Ngopi Sambil Konsultasi Hukum di Kafe Ini

Wisma Putra
detikTravel
Kedai kopi di Bandung dengan konsep hukum.
PURA Koffie di Bandung (Wisma Putra/detikTravel)
Bandung -

Ada pemandangan lain jika kita datang ke PURA Koffie yang ada di Jalan Pungkur 212 A Kota Bandung. Selain menyuguhkan beragam menu kopi yang enak, kedai kopi ini juga menyediakan konsultasi hukum.

Menariknya, konsultasi hukum itu diberikan secara gratis. Siapa saja dibolehkan untuk berkonsultasi, termasuk warga yang memiliki persoalan hukum.

Kedai kopi PURA Koffie itu didesain natural, minimalis, namun kekinian sehingga sangat digandrungi oleh kaum milenial Kota Bandung. Setiap sudut ruangan yang ada di kedai ini sangat Instagramable makanya pengunjung nagih untuk datang lagi.

Selain menyediakan konsultasi hukum gratis, di kedai kopi ini traveler bisa meminjam beragam buku tentang hukum yang disediakan di rak buku. Tak hanya itu, nama menu kopi yang ada di kedai kopi ini sangat menarik lho!

Judul di menu yaitu Kitab Undang-undang Perkopian atau KUHPER dan setiap nama menunya pasti di awali dengan macam-macam pasal. Seperti, Pasal 1365 KUHPER Japanese Ice, Pasal 1754 Kuhper Kopi Susu Pura, Pasal 1792 KUHPER Kopi Beer Tan dan nama-nama menu unik lainnya.

Kedai kopi yang sudah ada sejak Oktober 2019 lalu itu didirikan oleh tiga orang pemuda asal Bandung, yakni Prjanjani H L Radja, Ulfa Prasetya Putri dan Agitha Yolanda Agustine yang merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Pasundan Bandung.

"Nama PURA berasal dari nama Pranjani, Ulfa dan Agitha, makannya kopi shop ini kami beri nama PURA Koffie," kata Pranjani kepada detikTravel, Kamis (17/9/2020).

Kedai kopi di Bandung dengan konsep hukum.Menunya serba berbau hukum (Wisma Putra/detikTravel)

Pranjani mengungkapkan konsep kedai kopi yang didirikan bersama dua temannya itu memang sejak awal mengusung konsep bukan hanya menerima dan menjual kopi. Tapi, kedai itu juga membuka konsultasi hukum gratis kepada masyarakat.

Pranjani bilang penanganan perkaranya bekerja sama dengan Biro Bantuan Hukum Fakultas Hukum Unpas, Lembaga Advokasi Anak dan Kantor Hukum Fajar Perjuangan Business Law.

Banyak yang bertanya soal hukum

Sejak dibuka, kata Pranjani, sudah banyak warga yang datang ke PURA Koffie tidak hanya untuk mencicipi kopi, namun juga berkonsultasi tentang hukum. Selain itu, tak jarang datang juga warga yang sedang memiliki persoalan hukum.

"Kami bersyukur untuk yang konsultasi hukum sudah sangat banyak datang ke kopi shop kami, kita sudah menjadi mediator di salah satu perkara adanya pungli ormas terhadap salah satu pasar di wilayah Sukajadi," kata Pranjani.

"Ada juga permasalahan hukum seperti kasus pendadahan, apalagi pada saat pandemi banyak pekerja yang sangat kebingungan terhadap kebijakan perusahaan, konsultasinya kepada PURA Koffie dan kita juga sudah menangani perkara sampai ke pengadilan perkara sengketa tanah dan perkara perceraian," dia mengungkapkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Cara Bikin Soto Bandung yang Gurih dan Bikin Nagih"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA