Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 31 Jan 2022 12:59 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Mau Berburu Durian di Bengkulu? Datang Saja ke Kampoeng Durian

Antara
detikTravel
ilustrasi durian
Ilustrasi durian. Foto: iStock

Ada pemandian pinggir sungai

Selain menyediakan kerindangan pohon-pohon durian berikut buahnya, Kampoeng Durian juga dilengkapi pemandian di pinggir sungai dengan pemandangan pegunungan yang indah.

Pemandian tersebut dibangun tiga tingkat agar pengunjung dapat bermain air di lokasi dengan leluasa sambil menikmati pemandangan di pinggir persawahan serta barisan bukit hijau berjejer mengelilingi tempat tersebut.

Aliran sungai tersebut tenang dan dangkal, sehingga pengunjung dapat mengajak anak-anak mandi dan bermain air di sungai.

Bersantai di pondok

Mardian mengatakan, agrowisata Kampoeng Durian dilengkapi dengan pondok-pondok peristirahatan yang bisa diakses secara gratis, kecuali yang berada di pinggir pemandian, pengunjung dikenai biaya Rp 10 ribu per jam untuk beristirahat.

Pemberlakuan tarif bagi pondokan di pinggir pemandian ditetapkan agar tidak terjadi penumpukan pengunjung, sedangkan yang sedikit lebih jauh dari pemandian bisa dimanfaatkan pengunjung gratis.

Di Kampoeng Durian saat ini terdapat 22 pondokan yang dapat digunakan oleh pengunjung, dengan rincian 10 unit pondok yang berada dekat pemandian dan 12 pondok berada di seberang sungai tepat di tepi persawahan.

Warga sekitar menjadi berdaya

Mardian mengungkapkan bahwa pihaknya sekarang mempekerjakan warga desa di sekitar lokasi untuk mengelola Kampoeng Durian, termasuk sebagian dari Kecamatan Taba Penanjung.

Dengan mempekerjakan 15 pekerja, Mardian ingin meningkatkan perekonomian warga sekitar itu, selain juga menjamin keamanan pengunjung karena para pekerjanya mengenal benar medan di lokasi.

Selain mempekerjakan masyarakat sekitar, Kampoeng Durian juga ikut dalam pembangunan infrastruktur di desa sekitar khususnya di Desa Datar Lebar.

Kepala Desa Datar Lebar, Budi menjelaskan bahwa dengan adanya wisata Kampoeng Durian saat ini infrastruktur jalan di desanya perlahan-lahan mulai membaik.

Sebelum ada Kampoeng Durian, katanya, kondisi jalan di desanya cukup memprihatinkan bahkan masih jalan tanah liat saja, namun saat ini sudah lebih baik dengan lapisan batu dan pasir meskipun belum diaspal.

"Meskipun yang dibantu bukan jalan utama, tapi hal tersebut cukup membantu kami," ujarnya.

Selain itu, pemilik Kampoeng Durian juga berencana membantu membangun infrastruktur pelengkap lainnya agar Desa Datar Lebar lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Selamat! Ashanty Jadi Duta Provinsi Bengkulu"
[Gambas:Video 20detik]

(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA