Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 10 Mei 2022 11:42 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Sukabumi Punya Museum Pegadaian Indonesia, Kekinian Banget

Yasmin Nurfadila
detikTravel
Museum Pegadaian di Sukabumi
Museum Pegadaian di Sukabumi (Yasmin Nurfadila/detikcom)
Sukabumi -

Kota Sukabumi tidak hanya menawarkan wisata alam, tetapi juga sejarah. Traveler bisa menelusuri jejak pegadaian di Indonesia di museum ini.

Sejarah lengkap soal Pegadaian di Indonesia dapat ditemukan di Museum Pegadaian yang terletak di Kota Sukabumi. Museum Pegadaian berada di jantung Kota Sukabumi. Lebih tepatnya, di Jl. Pelabuhan II no.119, Tipar, Citamiang, Kota Sukabumi. Museum ini relatif strategis, mudah dijangkau menggunakan kendaraan pribadi maupun umum.

Museum Pegadaian di Kota Sukabumi sebenarnya telah hadir sejak 2010, namun museum ini telah mengalami pembaruan menjadi The New Museum Pegadaian. Kini, Museum Pegadaian hadir sebagai museum interaktif yang memanfaatkan teknologi untuk menampilkan berbagai sejarahnya.

Museum Pegadaian di SukabumiMuseum Pegadaian di Sukabumi (Yasmin Nurfadila/detikcom)

Di Museum ini terdapat layar-layar interaktif yang menyajikan informasi berbeda di setiap ruangannya. Salah satunya yaitu tembok "The Golden Journey" yang menyajikan lini masa pegadaian melalui layar interaktif yang dapat memunculkan sejarah lengkap.

Sebagai museum kekinian yang menargetkan anak-anak dan pelajar, museum ini tidak hanya menghadirkan sejarah, namun dilengkapi juga dengan berbagai spot berfoto dan sebuah kafe dengan nuansa vintage.

The New Museum Pegadaian buka setiap hari sejak pukul 09.00 hingga 15.00. Museum ini dapat menjadi pilihan yang menarik untuk didatangi ketika berkunjung ke Kota Sukabumi. Wisatawan dapat mengenal sejarah dengan cara yang interaktif dan modern.

Sejarah Pegadaian di Indonesia

Adanya pegadaian di Indonesia memang tidak bisa lepas dari Kota Sukabumi. Di Kota Sukabumi, sebuah kota yang dikelola secara modern oleh Andries Christoffel Johannes de Wilde pada 1815. Dia administratur perkebunan berkebangsaan Belanda.

Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, de Wilde mencari lokasi yang cocok untuk dijadikan perkebunan. Dia memilih Sukabumi.

Sebagai kota administrasi resmi yang digerakkan oleh perkebunan, Sukabumi diberi berbagai fasilitas dan layanan penunjang yang dapat membantu pemilik perkebunan dan para pekerja. Salah satu fasilitas yang dihadirkan oleh pemerintah pada saat itu adalah didirikannya Bank van Leening.

Bank van Leening di Sukabumi merupakan cabang dari Bank van Leening yang ada di Belanda. Bank ini merupakan lembaga gadai resmi pertama dan menjadi awal terbentuknya pegadaian di Indonesia.

Bank van Leening dihadirkan pertama kali di Kota Sukabumi untuk menunjang kebutuhan para pekerja perkebunan yang ingin meminjam uang dengan cara menggadaikan barang berharga milik mereka.



Simak Video "Lahan Sawit Disulap Jadi Agrowisata dan Edukasi"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA