Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 22 Mei 2022 21:05 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Menginap di Plataran Menjangan, Bisa Healing di Tengah Hutan Bali

Putu Intan
detikTravel
Buleleng -

Bali kerap dipilih sebagai destinasi healing karena alam dan budayanya yang indah. Bila datang ke sana, cobalah menginap di Plataran Menjangan yang memberikan pengalaman tinggal di tengah hutan.

Plataran Menjangan Resort and Spa terletak di dalam kawasan Taman Nasional Bali Barat, Buleleng, Bali. Lokasinya yang berada di hutan, cocok dinikmati untuk traveler yang menyukai kegiatan safari. Di sana traveler akan melihat berbagai flora dan fauna, termasuk rusa dan burung jalak bali.

Kendati berada di hutan, fasilitas yang ditawarkan resor ini berstandar bintang 5. Jadi, traveler bakal mendapatkan fasilitas dan pelayanan mewah meskipun jauh dari perkotaan.

detikcom membuktikan sendiri betapa nyamannya menginap di Plataran Menjangan. Kami berangkat dari Jakarta menuju Banyuwangi menggunakan pesawat. Kemudian kami mendapatkan sarana penjemputan menggunakan mobil dari Plataran Menjangan untuk melanjutkan perjalanan via laut menuju Bali.

Perjalanan dari Banyuwangi menuju Buleleng ditempuh dalam waktu kurang lebih 2 jam. Pintu masuk Plataran Menjangan berada di tepi jalan utama Taman Nasional Bali Barat. Dari pintu masuk hingga ke resor, kami harus melewati jalan berbatu yang hanya dapat dilewati satu mobil. Jaraknya sekitar 3 kilometer.

Plataran Menjangan BaliPintu masuk Plataran Menjangan Bali. Foto: Putu Intan/detikcom

Menurut penuturan sopir, jalan itu sengaja dibiarkan begitu karena resor berada di kawasan konservasi. Sepanjang jalan, kami berpapasan dengan rusa dan dapat dengan jelas mendengar kicauan burung. Sekilas seperti berada di Taman Safari, bedanya ini benar-benar di habitat asli satwa-satwa itu.

Setelah mencapai lobby Plataran Menjangan, kami segera disambut resepsionis dengan cara unik. Mereka mengalungkan bunga di leher kami lalu memberikan handuk basah dan air kelapa yang masih ada di dalam batoknya.

Kami berkesempatan untuk duduk dan meneguk air kelapa itu di tepi laut. Terlihat jelas air laut nan jernih dengan gugusan mangrove. Suasana begitu syahdu, sangat berbeda bila traveler menginap di kawasan padat turis di Bali bagian selatan.

Kenikmatan kembali kami rasakan ketika memasuki vila yang akan kami tinggali selama 2 hari. Kami tinggal di Forest Villa yang bentuknya berupa rumah joglo.

Plataran Menjangan BaliBagian dalam Forest Villa di Plataran Menjangan Bali. Foto: Putu Intan/detikcom

Dengan desain rumah tradisional, fasilitas di dalamnya sangat lengkap. Mulai dari kasur king size, televisi, meja kerja, pembuat kopi, hingga pendingin ruangan. Tak lupa yang menarik adalah kamar mandi dilengkapi bathup yang semi terbuka sehingga terkesan berada di alam.

Plataran Menjangan sendiri memiliki 17 vila yang dibagi dalam tiga jenis yakni Mangrove Ocean Villa, Ocean Pool Villa, dan Forest Villa. Lalu ada pula satu kategori khusus yakni Founder Home Villa.

Selain itu, di sana juga terdapat dua restoran yakni The Octagon Ocean Club dan Wantilan Open Kitchen. Bagi para tamu, dapat secara eksklusif menikmati makan siang dan malam di Wantilan. Sementara bagi tamu dan masyarakat umum dapat menikmati The Octagon Ocean Club.

Plataran Menjangan BaliPemandangan dari The Octagon Ocean Club. Foto: Putu Intan/detikcom

Berbagai kegiatan wisata alam juga dapat kamu nikmati di Plataran Menjangan. detikcom sendiri sempat menjajal snorkeling, kayaking, hingga menjelajah hutan Taman Nasional Bali Barat.

Tak cuma menikmati alamnya, kamu juga dapat berkontribusi untuk pelestarian alam dengan ikut menanam pohon dan melihat penangkaran jalak bali. "Selain berwisata tamu juga kita ajak untuk bisa giving back to earth," kata Area Manager Plataran Menjangan Arif Rahman.

Dengan suasana yang tenang, udara sejuk, dan pemandangan hijau, tujuan healing-mu akan tercapai di sini. Selain dapat memulihkan diri, dengan menginap di Plataran Menjangan, traveler juga dapat lebih mengenal dan mencintai flora serta fauna langsung dari habitat aslinya.

(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA