Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 28 Sep 2022 15:35 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Kawasan Pecinan Semarang Kini Memang Sudah Berubah

Kirab barongsai di Kelenteng Tay Kek Sie Semarang, Rabu (1/6/2022).
Pecinan Semarang (Foto: Afzal Nur Iman/detikJateng)
Jakarta -

Kawasan Pecinan Semarang sudah mengalami perubahan saat ini. Perubahaannya meliputi penamaan jalan-jalannya.

Pecinan Kota Semarang sudah terbentuk sejak 1835 ketika VOC mengumpulkan warga Tionghoa di suatu tempat dengan aturan Wijkenstelsel. Kini sudah banyak perubahan yang terjadi di sana, meski struktur jalan masih relatif sama..

Struktur jalan yang dimaksud yaitu jalan serta gang-gang di sana masih sama, tidak ada yang ditutup atau berganti. Namun untuk penamaannya sudah sangat berubah.

"Secara struktur jalan masih sama, dari dulu sampai sekarang masih sama. Jalannya, gangnya, yang beda penamaannya. Di awal adanya Pecinan, masih menggunakan nama Tionghoa. Seiring waktu setelah banyak peranakan di Semarang, mereka tidak bisa berbahasa Tionghoa, kemudian nama diubah nama gang," kata pegiat sejarah Semarang, Rukardi, Jumat (23/9/2022).

Suasana Pecinan Semarang tempo dulu.Suasana Pecinan Semarang tempo dulu (Foto: dok. Rukardi)

Rukardi menjelaskan, Liem Thian Joe dalam buku Riwajat Semarang menjelaskan penyebutan nama gang terjadi pada masa penjajahan Inggris (1811-1818). Berikut nama-nama ketika berbahasa Tionghoa dan diubah menjadi nama gang:

- Tang-kee (jalan wetan): Gang Pinggir
- Tjien hien-kee : Cap Kauw King (19 petak): Wotgandul
- Say-kee (jalan kulon) : Sin-kee : Gang Baru
- Ting-ouw-kee : Gang Gambiran
- Pecinan Tengah : Gang Tengah
- Kak-pan-kee : Gang Besen
- Hoay-kee: Gang Cilik
- Along kee (jalan warung) : Gang Warung
- Kang-kie : Gang Lombok
- Straat Kalikoping
- Jalan Benteng
- Gang Mangkok
- Gang Blakang.

Soal infrastruktur bangunan jelas berubah sejak imigran dari Tiongkok kemudian membuat bangunan permanen dengan gaya mereka. Namun kini sudah banyak yang berubah bentuk bangunannya.

Sementara itu lebar jalan juga sudah berbeda. Rukardi mengatakan seorang petualang Jawa, Raden Mas Aryo Purwo Lelono pernah memberikan gambaran gang di Pecinan pada masa lampau.

Kemudian sekitar tahun 1970, Pemerintah Kota Semarang melakukan pelebaran jalan. Dalam prosesnya, depan bangunan yang menjadi wajah pemukiman Pecinan dikepras.

Artikel ini sudah diunggah di detikJateng berikut



Simak Video "7 Mobil Hanyut Akibat Terseret Banjir Bandang Semarang!"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA