Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 13 Nov 2022 19:40 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Jembatan 'Sirotol Mustaqim' yang Viral, Sempit dan Kanan Kirinya Jurang

Tim detikSumut
detikTravel
Jembatan di Kecamatan Hatonduhan Simalungun yang kecil dan berada di atas sungai
Foto: Jembatan Sirotol Mustaqim di Kecamatan Hatonduhan Simalungun (dok. Istimewa)
Simalungun -

Video viral memperlihatkan pengendara sepeda motor melalui jembatan 'Sirotol Mustaqim' yang sempit dan kanan-kirinya jurang. Jembatan itu ternyata ada di Sumut!

Jembatan berukuran kecil itu berada di atas sungai dan dinarasikan sebagai jembatan 'Sirotol Mustaqim', merujuk pada jembatan yang akan dilewati manusia saat berada di Padang Mahsyar.

Jembatan tersebut ternyata berada di Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Jembatan itu memiliki lebar sekitar 1 meter dan panjang sekitar 200 meter, dan tidak ada pembatas dinding di bagian kanan maupun kiri jembatan.

Jika salah dalam berkendara, pengendara dipastikan akan jatuh ke dalam sungai. Karena kondisi itu, jembatan menantang maut ini dinarasikan sebagai jembatan Sirotol Mustaqim.

"Jembatan Sirotol Mustaqim tahap pertama," demikian narasi dalam video tersebut.

Meski kondisi jembatan yang berada di Kecamatan Hatonduhan seperti itu, ternyata ada warga yang terus melaluinya. Salah satu warga yang terus melalui jembatan itu adalah Haris Ritonga.

Kepada wartawan, Haris mengatakan dirinya sudah sekitar 10 tahun melalui jembatan itu. Dia melalui jembatan itu untuk menuju sekolah tempatnya mengajar.

"Untuk berangkat kerja mengajar ke sekolah," kata Haris.

Haris mengatakan dirinya melalui jembatan itu sebagai jalan alternatif. Alasannya, waktu tempuh yang lebih sedikit ketimbang mengambil jalan lain.

"Sebagai jalan potong alternatif juga karena tidak memakan waktu yang lama. Ada jalan besar cuma sekarang sudah semakin rusak parah juga," ujar Haris.

"Kalau lewat dari situ, bisa sampai 15 menit dari Tanah Jawa. Tapi kalau dari jalan besar, bisa sampai setengah jam untuk ke sekolah," sambungnya.

Haris menjelaskan di bawah jembatan itu ada sungai dan ada juga air terjunnya. Untuk melewati jalan itu, Haris mengatakan tidak boleh melihat ke bawah.

"Awaknya sih takut. Karena sudah sering dan terbiasa ya tidak apa apa. Tapi jangan lihat ke bawah, lurus aja jalan ke depan dan fokus," jelasnya.


----

Artikel ini telah naik di detikSumut dan bisa dibaca selengkapnya di sini.



Simak Video "9 Orang Ditangkap Terkait Jembatan Ambruk di India"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA