Selain Bukit Warinding di Sumba, Ini Daftar Sabana yang Ada di Indonesia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Selain Bukit Warinding di Sumba, Ini Daftar Sabana yang Ada di Indonesia

Nyimas Amrina Rosada - detikTravel
Rabu, 15 Apr 2026 10:07 WIB
Sabana Gunung Bromo
Sabana Gunung Bromo (M Rofiq/detikcom)
Jakarta -

Hamparan sabana tak hanya bisa dinikmati di Bukit Warinding, tetapi juga tersebar di berbagai penjuru Indonesia dengan lanskap yang tak kalah memukau. Dari timur hingga barat, ini deretan padang savana di Indonesia yang memukau.

Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan bentang alam yang beragam, mulai dari hutan hujan tropis hingga padang savana yang eksotis. Lanskap sabana di Indonesia tersebar di berbagai wilayah dan menawarkan panorama khas berupa hamparan rumput luas, perbukitan bergelombang, hingga perubahan warna yang dramatis mengikuti musim.

Salah satu sabana yang belakangan menjadi sorotan adalah Bukit Warinding di Sumba Timur. Mengutip informasi Indonesia Kaya, Rabu (15/4/2026), Bukit Warinding terletak di Desa Pambota Jara, Kecamatan Pandawai, 30 menit dari Sumba Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sabana ikonik Sumba ini menawarkan pemandangan perbukitan bergelombang dengan gradasi warna yang memukau, terutama saat matahari terbit dan terbenam. Keindahan ini menjadikannya daya tarik utama wisatawan yang mencari panorama alam khas sabana Indonesia.

Tak hanya Bukit Warinding, Indonesia juga memiliki sejumlah sabana lain yang tak kalah menarik untuk dijelajahi. Lalu, apa saja sabana yang ada di Indonesia?

ADVERTISEMENT

7 Sabana yang Ada di Indonesia

Merangkum informasi dari berbagai sumber, berikut deretan tujuh sabana di Indonesia yang menarik untuk dijelajahi:

1. Sabana Bekol, Jawa Timur

Savana Bekol Baluran memiliki pemandangan eksotis dan memanjakan mata. Sore hari menuju senja adalah salah satu waktu terbaik berjalan-jalan ke Baluran.Savana Bekol Baluran (A.Prasetia/detikcom)

Sabana Bekol atau Savana Bekol berada di kawasan Taman Nasional Baluran dan dikenal sebagai "Africa van Java." Melansir situs Taman Nasional Baluran, sabana itu disebut sebagai sabana terluas di Pulau Jawa dan menyajikan perubahan warna yang dramatis setiap musim.

Saat musim hujan, rumput tampak tumbuh hijau segar, sedangkan musim kemarau, pemandangan yang nampak didominasi dengan nuansa kuning keemasan yang indah.

Kawasan ini memiliki vegetasi khas seperti akasia serta menjadi habitat berbagai satwa liar, seperti banteng, rusa, dan merak. Bagi traveler yang ingin berkunjung, waktu terbaik datang ke Sabana Bekol adalah pagi atau sore hari ketika satwa sedang aktif keluar dan cahaya matahari bersinar indah.

2. Sabana Gunung Bromo, Jawa Timur

Awal mulanya keindahan Bromo hanya dikenal dengan dua destinasi favorit yakni menikmati Sunrise dan Kawah Bromo saja. Tapi, sejak dibuka pintu masuk lewat Malang, kini bertambah tujuan wisatanya.Lautan pasir Bromo, Bukit Teletubbies dan padang savana yang terbentang luas.Bromo memiliki sabana yang memukau dari pintu masuk lewat Malang Bukit Teletubbies dan padang savana yang terbentang luas. (Rachman_punyaFOTO)

Terletak di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, sabana ini dikenal juga sebagai Bukit Teletubbies. Mengutip Explore Bromo, padang Sabana Gunung Bromo menjadi salah satu spot favorit wisatawan untuk menyaksikan sunrise dan kawah Bromo.

Kawasan itu memiliki pemandangan padang hijau luas yang kontras dengan lanskap gunung berapi di sekitarnya.

3. Sabana Dieng, Jawa Tengah

Padang sabana di Pangonan, Dieng sering muncul embun es saat ini.Padang sabana di Pangonan, Dieng sering muncul embun es saat ini. (dok Aryadi Darwanto/detikcom)

Sabana di kawasan Dieng memiliki karakter berbeda karena berada di dataran tinggi dengan ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut. Melansir arsip detikTravel, Sabana Dieng berada di dua wilayah sekaligus yaitu Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara.

Untuk sampai ke Sabana Dieng, traveler perlu menaklukan trek yang cukup menantang. Jalan setapak yang menanjak penuh bebatuan menjadi teman selama perjalanan, namun pemandangan yang disajikan di atas sana membayar kontan perjuangan untuk mencapainya. Kawasan Sabana Dieng kerap disebut sebagai surga di atas awan.

4. Sabana Puru Kambera, NTT

Sabana ini berada di kawasan Taman Nasional Manupeu Tanah Daru, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sabana ini menjadi salah satu sabana di kawasan NTT selain Bukit Warinding. Lokasinya berada 24 km dari pusat Kota Waingapu, menawarkan pesona laut dan hamparan sabana luas.

Sabana Puru Kambera kerap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan untuk melihat langsung kehidupan kuda liar Sumba di habitat alaminya. Gerombolan kuda liar sangat mudah dijumpai di sini selama musim kemarau, ketika rerumputan mengering dan menjadi area pakan terbuka untuk mereka.

5. Sabana Pulau Komodo, NTT

Selain Puru Kambera dan Bukit Warinding, NTT juga memiliki hamparan padang rumput luas lainnya, salah satunya sabana di Pulau Komodo.

Kawasan yang berada di dalam Taman Nasional Komodo ini didominasi sabana terbuka yang mencakup lebih dari 70 persen wilayahnya. Mengutip situs resmi taman nasional, vegetasi di kawasan ini didominasi pohon lontar dan bidara yang berperan sebagai peneduh alami di tengah bentang savana.

Selain dikenal sebagai habitat alami Komodo, Sabana Pulau Komodo juga menjadi habitat alami bagi rusa Timor, babi hutan, kerbau air, hingga kuda pembohong.

6. Sabana Pulau Rinca, NTT

Pulau RincaPulau Rinca (fahmi salama/d'Traveler)

Masih berada dalam kawasan Taman Nasional Komodo, Pulau Rinca menawarkan sabana luas dengan lanskap kering. Berbeda dengan Pulau Komodo yang rimbun, Pulau Rinca didominasi oleh bukit sabana yang luas.

Melansir situs Heaven Komodo, kawasan Pulau Rinca menampilkan perbukitan hijau di musim hujan dan hamparan rerumputan yang menguning di musim kemarau.

7. Sabana Merauke, Papua Selatan

Sabana Merauke berada di dalam kawasan Taman Nasional Wasur, dikenal sebagai "Serengeti Papua" dan menjadi kawasan sabana terluas di Indonesia.

Melansir situs resmi taman nasional, Sabana Merauke menjadi habitat penting berbagai satwa endemik di Indonesia, terutama Pulau Papua.

Berbagai satwa endemik seperti Mambruk Ubiaat hingga Cenderawasih Kuning hidup di kawasan ini. Sabana Merauke menjadi kawasan konservasi terpenting di Indonesia.

Halaman 2 dari 2
(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads