Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 10 Jun 2011 13:05 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Istana Pelalawan: Istana Sayap yang Menawan

d'travelers
Foto 1 dari 3
Istana Sayap
Istana Sayap
detikTravel Community - Kabupaten Pelalawan, Riau memiliki ikon istana yang disebut sebagai istana Pelalawan. Istana ini didirikan pada masa Pemerintahan Sultan Assyaidi Syarif Hasim (1892—1930 M), raja ke-11 Kerajaan Pelalawan, pada tahun 1910. Istana Pelalawan yang sudah direkonstruksi pada tahun 2003 dapat ditemui di desa Pelalawan 30 Km dari kota Pangkalan Kerinci, Riau. Pemerintah Daerah setempat mengharapkan tempat ini ramai dikunjungi wisatawan.

Istana ini juga dikenal dengan sebutan istana Sayap karena terdiri dari bangunan utama seluas 4.327 meter persegi dan diapit dua bangunan penunjang di kanan dan kirinya dengan luas masing-masing 103, 5 meter persegi. Istana megah dan menawan ini memiliki bangunan utama bercat kuning dengan memiliki tangga melengkung yang dipenuhi ukiran khas Melayu di tiap anak dan pegangan tangga. Bangunan ini disokong empat tiang beratap limas yang disebut Balai Penghadapan, tempat tamu dan masyarakat menghadap raja. Empat tiang ini merupakan simbol bahwa kerajaan memiliki empat orang wakil. Dua bangunan yang mengapit kiri dan kanan bangunan utama bercat hijau merupakan Balai Panca Persada dan Balai Ruang sari. Kedua balai tersebut adalah tempat bermusyawarah dan memutus perkara menyangkut urusan masyarakat.

Di dalam bangunan utama dipamerkan beberapa barang peningggalan kerajaan berupa Keris, Tombak, serta senjata lainnya. Selain itu, terdapat juga barang-barang yang terbuat dari keramik, singgasana, payung raja, alat tenun, dan sulaman khas Pelalawan atau yang biasanya disebut Tekad, dan lukisan-lukisan.

Istana Pelalawan, secara lokasi memiliki karakteristik yang sama dengan istana Siak, yaitu berada di dekat sungai. Dahulu sungai menjadi tempat yang paling ramai didatangi dan menjadi pusat kegiatan ekonomi sehingga banyak kerajaan mendirikan istananya di tempat strategis tersebut. Hanya saja akses untuk mengunjungi istana Pelalawan lebih sulit dibandingkan istana Siak. Untuk mencapai istana Pelalawan pengunjung yang tidak membawa kendaraan pribadi dapat menggunakan ojek dari Pangakalan Kerinci. Jalan yang dilewati masih sepi dan jarang penduduk. Di tepi kiri dan kanan jalan hanya terdapat hutan produksi dan kebun kelapa sawit. Jika memang pemerintah setempat menginginkan istana tersebut ramai dikunjungi sudah seharusnya memikirkan solusi atas sulitnya akses ke tempat tersebut.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED