Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 13 Des 2011 11:30 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Mengintip Kasino di Genting Highland Malaysia

Fitraya Ramadhanny
d'travelers
Foto 1 dari 4
Genting Highland dari udara (golfinmalaysia.com)
Genting Highland dari udara (golfinmalaysia.com)
detikTravel Community -

Meskipun Malaysia adalah negara Islami, namun mereka tetap mengakomodir tempat perjudian bertaraf internasional di Genting Highland. Sebagian pengunjung tetapnya adalah masyarakat Indonesia.

Kasino itu lokasinya tidak jauh dari Kuala Lumpur, sebagai ibukota Malaysia. Hanya ditempuh dalam 1 jam 30 menit dengan menggunakan mobil, pecandu judi bisa sampai di kawasan Genting Haighland. Sebuah kawasan di atas perbukitan terjal.

Penulis yang memiliki kesempatan untuk mampir di Genting Highland ini, menemukan pemadangan yang cukup menakjubkan. Menuju ke tempat judi ini, harus ditempuh dengan jalan yang berliku-liku dengan perbukitan nan terjal.

Tapi jangan khawatir, perjalanan yang cukup menanjak tajam itu, memiliki luas jalan yang sangat memadai. Malah jalan menuju ke Genting ini yang berada posisinya 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), memiliki dua jalur dengan lebar badan jalan lebih dari 30 meter. Jalannya pun mulus tanpa ada lubang sedikitpun.

Menuju ke perbukitan ini, hutan begitu indah. Tidak terlihat kawasan hutan yang gundul. Alamnya benar-benar terjaga dengan apik. Dari bawah, menuju perbukitan terjal itu, jalan melingkar bak ular. Udara dingin menusuk ke tulang. Puncak Genting terlihat dari bawah di selimuti awan.

Menuju puncak, terdapat ruko-ruko yang menyediakan makanan. Kita tinggal pilih sesuai dengan selera masing-masing. Istirahat sejenak di pinggir jalan sambil menikmati pemandangan yang indah, penulis kembali melanjutkan perjalanan sampai ke puncak.

Cuaca hujan deras menyelimuti kawasan puncak. Gedung tinggi mencakar langit itu tidak kelihatan karena diselumuti awan tebal. Di pegunungan Titiwangsa itulah, berderet berbagai hotel bintang lima. Setidaknya lebih dari 5 hotel bertaraf internasional berjejer di pergunungan itu. Satu hotel ke hotel yang lainnya, saling menyambung lewat koridor.

Bulan Desember di Malaysia merupakan bulan liburan anak sekolah selama 40 hari. Tak ayal, suasana di Genting ibarat pasar. Manusia berjubel di kawasan itu. Mereka banyak yang membawa keluarga ada juga yang datang sendiri untuk bermain judi. Di kawasan puncak gunung ini, bukan semata-mata hanya ada tempat kasino. Namun di sana tersedia tempat hiburan anak-anak tak ubahnya di Jakarta seperti Dufan, Ancol.

Itu sebabnya, kawasan ini salah satu tempat pilihan bagi masyarakat Malaysia untuk berlibur bersama keluarga. Di antara himpitan gedung mencakar langit, di sanalah tersedia tempat rekreasi, begitu juga tempat kasino.

Penulis malam itu menginap di hotel bintang lima, First World yang tercatat dengan hotel paling banyak kamarnya di dunia. Bisa dibayangkan di hotel ini berdiri megah dengan 28 lantai dan memiliki 8 ribu kamar. Ini belum hotel-hotel lainnya yang bertaraf internasional. Di musim liburan anak sekolah ini, hampir seluruh hunian hotel penuh.

Hotel di kawasan ini tidak ada yang menggunakan ruang pendingin AC. Hanya tersedia kipas angin di masing-masing kamar. Tidak adanya pendingan AC ini, di karenanya kawasan ini sangat dingin. Hempusan angin dengan bersama embun, menembus kamar hotel sehingga tetap dingin.

Di kawasan Genting ini, manusia berjubel baik untuk berliburan ataupun bermain judi. Pecandu judi dari berbagai dunia tumplek di sana semua. Menuju koridor tempat kasino itu, terpampang foto Jackie Chan yang menggambarkan aktor film Hongkong itu juga pernah mengadu nasib berjudi di Genting. Hampir seluruh artis-artis dunia pernah mengunjungi kawasan tersebut.

Memasuki kawasan perjudian, bagi masyarakat Malaysia khususnya beragama Islam dilarang masuk. Namun bagi masyarakat Malaysia non muslim diperbolehkan untuk bermain judi. Di kawasan Genting ini, memiliki otoritas tersendiri yang diizinkan pemerintah Malaysia. Pengelola kawasan tersebut dibenarkan memiliki pengamanan tersendiri.

Malam, sekitar pukul 21.00 waktu setempat, ketika akan mencoba memasuki arena perjudian, petugas berjaga di sana dan akan meminta paspor. Sebelum menunjukan identitas karena, petugas langsung hafal bahwa kita orang Indonesia. Ini karena jika warga pribumi Malaysia tidak akan mungkin masuk ke kawasan tersebut.

Untuk menuju ke lokasi judi itu, harus melawat koridor dan eskalator beberapa kali. Jika kali pertama datang ke lokasi itu, bisa jadi kita akan tersasar dan berputar-putar di lokasi itu saja. Betapa luas tempat perjudian itu.

Di arena judi ini, kita bebas untuk memilih. Di sana tersedia berbagai macam bentuk perjudian, mulai judi eletronik sampai urusan judi dadu. Pencinta judi tinggal memilih, ada ruangan ber-AC yang digunakan bagi non perokok, ada juga ruangan khusus bagi pecinta rokok.

Para pecandu judi ini, sebagian besar merupakan warga Tionghoa yang datang dari berbagai belahan dunia. Tak luput warga Indonesia juga sudah tidak asing lagi di arena judi tersebut. Lokasi judi di Genting ini, masih jauh lebih bagus dibanding perjudian di Singapura. Ini dikarenakan, pemandangan yang indah serta lokasinya yang berada di puncak gunung. Sehingga, Genting Haighland menjadi primadona bagi mereka yang bermain judi.

Untuk bermain judi di sini, memang kocek harus tebal. Minimal warga Indonesia bermain judi di sana harus mempersiapan duit sekitar RM 4.000 atau sekitar Rp 12 juta. Itu ukuran terkecil untuk berpesta judi di Genting, malah ada yang membawa hingga miliaran rupiah.

Hadiah yang ditawarkan pengelola judi juga lumayan besar. Untuk main jackpot, misalnya, bila menang bisa mendapatkan RM 57.000 plus bonus RM 35.000. Duit bagi pemenang jackpot bisa mencapai lebih dari Rp 170 juta untuk sekali menang.

Di arena judi ini, tersedia minuman gratis bagi pemaian, misalnya teh, kopi dan air putih. Sedangkan untuk jenis minumam lainnya, seperti minuman kaleng dan berbagai roti, pemain judi harus membelinya sendiri.

Rudi (48) warga Kabupaten Bengkalis, Riau yang dalam perbincangan dengan penulis, pernah mengaku menang Rp 170 juta. Begitu menang, suasana meriah pun menggema di ruangan judi tersebut. Sesama pemain judi saling memberikan salaman bertanda ucapan selamat sekalipun mereka tidak saling kenal.

Rudi mengaku, bila kita memang dalam perjudian, maka nama tersebut akan tercatat di arena judi. Malah, katanya, setelah meraih kemenangan, pihak pengelola judi akan mencari tahu tempat penginapannnya. Nantinya pihak pengelola judi akan mendatangi kamar hotel.

Bagi pemenang, bandar judi akan menawari tempat penginapan Sultan Hotel yang ada di kawasan tersebut. Sultan Hotel memiliki tarif terendah satu malam RM 4.000 atau setara Rp 12 juta.

"Waktu menang itu, besoknya pengelola judi mendatangi kamar saya. Padahal saya mau balik ke Indonesia, karena ada tawaran menginap gratis di Hotel Sultan, akhirnya pulang saya tunda sehari lagi," cerita Rudi.

Masih menurut Rudi, awalnya setelah kemenangan itu rencananya akan segera pulang ke Indonesia. Karena ada tawaran penginapan gratis di hotel berbintang itu, akhirnya Rudi harus menginap lagi. Dan anehnya, niat Rudi yang akan membawa pulang uang ringgit itu ternyata harus dipertaruhkan untuk berjudi kembali.

"Awalnya sudah niat, uang itu akan kita pergunakan untuk keperluan lainnya. Tapi entah kenapa malam itu saya berniat untuk berjudi lagi sekedar melepas kecanduan. Apes bagi kita, malam itu saya kalah dari uang Rp 170 juta itu, saya hanya bisa bawa ke Indoesia sekitar Rp 25 juta lagi," kata Rudi.

Menurut Rudi, siapapun pemenang judi di arena itu akan mendapat tawaran penginapan gratis dari pengelola judi. Jika pemenang bisa menahan diri untuk tidak berjudi, mungkin pulang bisa membawa uang. "Tapi kalau masih bertaruh lagi, biasanya akan kalah," terang Rudi.

Bagi mereka yang bermain judi, akan diberikan kartu anggota. Untuk mendapatkan kartu anggota perserta judi, tidak dipungut biaya. Kemenangan judi, uangnya bisa diambil di ATM yang tersedia di sana. Itu sebabnya, para perserta judi sebelum bermain akan diberikan kartu yang memiliki PIN.

Kartu ini diberikan pada siapapun yang belum memiliki. Dengan kartu itu, jika kita memang walau tidak menang dalam posisi puncak jackpot, kita dengan mudah bisa mengambil hasil kemenangan itu di ATM atau konter penarikan uang yang tersedia.

Di dalam arena judi ini, juga tersedia bank internasional yang bekerja 24 jam. Tersedia juga ATM milik bank internasional jika pecandu judi kehabisan uang. Dengan gampang, berbagai traksaksi penarikan uang tersedia di sana.

Chaidir Anwar Tanjung - Detiknews

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED