Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 07 Feb 2012 15:02 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Kuil Mae Nak, Legenda Cinta Horor di Thailand

Foto 3 dari 5
Sesajen di depan lukisan Mae Nak (cnngo.com)
Sesajen di depan lukisan Mae Nak (cnngo.com)
detikTravel Community - Tak jarang, kisah cinta berakhir dengan tragedi atau kematian. Tapi di Thailand, cinta membuktikan bahwa kematian bukanlah akhir dari segalanya. Kematian malah jadi awal dari cerita di Kuil  Mae Nak, Bangkok.

Serupa dengan kisah percintaan lainnya, legenda cinta di Thailand juga seringkali berakhir tragis. Legenda Jembatan Cinta Sarasin misalnya, menceritakan sepasang kekasih yang terjun ke jembatan di Phuket untuk bersama merajut bahagia di kehidupan selanjutnya. Legenda Mae Nak mungkin tak berbeda jauh, hanya saja kematian adalah awal dari kisahnya.

Seratus tahun yang lalu, seorang wanita cantik bernama Nak tinggal di bantaran Sungai Pranakong, Kota Bangkok. Ia lalu menikahi seorang pria bernama Maak. Saat Nak hamil anak pertama, Maak yang saat itu mengikuti wajib militer berperang demi membela negara. Maak belum juga pulang ketika Nak melahirkan.

Tragisnya, Nak meninggal dalam upaya melahirkan. Begitu pula anak pertamanya yang meninggal beberapa saat kemudian. Namun karena cintanya yang sangat besar pada Maak, arwah Nak menolak untuk meninggalkan rumah itu hingga suaminya kembali pulang.

Maak pun kembali pulang tanpa mengetahui kabar kematian istrinya. Pasutri ini lalu tinggal bersama seakan semuanya normal!

Hingga suatu hari, terungkaplah fakta bahwa Mae Nak sudah meninggal. Mae berarti 'ibu' dalam bahasa Thai. Setelah sadar bahwa selama ini ia hidup dengan arwah istrinya, Maak lalu pergi ke sebuah kuil untuk memanggil dukun setempat. Mae Nak lalu murka, dan mulai meneror orang-orang di desa tempat. Seluruh desa ketakutan!

Dukun yang didatangi oleh Maak akhirnya berhasil mengalahkan arwah Mae Nak. Dukun itu memotong tulang dahi Mae Nak dan menyimpan arwahnya di dalam sebuah botol. Sejak saat itu, dibangunlah sebuah kuil khusus untuk mengenang Mae Nak. Kuil ini terletak di Wat Maha But. Bahkan hingga sekarang, legenda dan tradisi yang menyertainya masih ada.

Warga lokal menyebutnya Wat Mae Nak Prakanong (Kuil Ibu Nak di Prakanong), walaupun sebenarnya bangunan ini lebih tampak seperti rumah dari pada kuil. Para pengunjung masih mendatangi Kuil Mae Nak untuk meminta berkah. Mereka biasa membawa karangan bunga, kosmetik, mainan, popok, dan botol susu sebagai seserahan bagi arwah Mae Nak dan anaknya.

Hal lain yang menarik sekaligus menakutkan adalah televisi yang selalu menyala, sebagai salah satu bentuk hiburan bagi Mae Nak. Kuil ini selalu dipenuhi pengunjung ketika festival lotre diadakan, karena Mae Nak dipercaya sebagai pemberi berkah termasuk dalam permainan lotre.

Kasarnya, salah satu penyebab kematian Mae Nak adalah agenda wajib militer yang diberlakukan pada suaminya. Oleh karena itu, kuil ini juga terkenal di kalangan para pria wajib militer. Mae Nak dipercaya sebagai Dewa Pelindung bagi para pria yang ingin keluar dari wajib militer.

Tapi, khusus ibu hamil, konon kuil ini harus dijauhi. Kira-kira Anda tahu alasannya, kan?
BERITA TERKAIT
BACA JUGA