Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 28 Jun 2012 13:55 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Canada Day, Ketika Orang Kanada Bersuka Ria

Foto 1 dari 2
Trooping the Colours (scouthousandband.com)
Trooping the Colours (scouthousandband.com)
detikTravel Community -

Kalau Anda berkunjung ke Kanada sekitar bulan Juni-Juli tiap tahunnya, bergembiralah, karena seluruh masyarakat tengah merayakan Canada Day. Ini adalah wujud selebrasi HUT Kanada yang berlangsung berhari-hari lamanya.

Suasana Ballroom Hotel Shangri-La, Jakarta pada Rabu (27/6/2012) malam kemarin didominasi warna oranye dan merah tua. Di beberapa sudut terdapat pohon Maple imitasi yang daunnya jadi simbol bendera Kanada. Ini adalah selebrasi Canada Day yang digelar oleh Kedutaan Besar Kanada.

1 Juli 1868 adalah momen bersejarah. Waktu itu, Kanada melepas status sebagai negara jajahan Prancis dan Britania Raya. Nama British North America yang selama ini melekat di badannya pun berubah menjadi Kanada.

Pada 2012 umur Kanada mencapai 145 tahun. Sejak dirayakan rutin mulai 1958, beragam upacara dan pertunjukan pun berlangsung di kota-kota besar. Upacara terpenting adalah Trooping the Colours di halaman Parliament Hill, Kota Ottawa. Selain itu digelar pula pertunjukan seni, musik, budaya, dan olahraga.

Dulu selebrasi ini disebut Dominion Day, hingga pada 1982 berganti nama menjadi Canada Day. Sekarang, Canada Day dirayakan di seluruh negeri paling utara di Benua Amerika itu. Kembang api menghiasi langit 15 kota besar termasuk Toronto, Vancouver, dan Montreal. Tahun ini Canada Day dirayakan selama 11 hari, mulai 21 Juni-1 Juli.

"Kami adalah negara baru. Ingat, kami bukan Eropa. Seni, musik, dan pertunjukan digelar sesuai zaman," tutur Dubes Kanada YM Mackenzie Clugston, saat ditanya tentang penggunaan lagu Alanis Morisette juga Avril Lavigne untuk meramaikan perayaan malam itu.

HUT ke-145 Kanada itu sekaligus memperingati 60 tahun hubungan bilateral Kanada-Indonesia. Hal itu bermula dari kunjungan mantan Presiden RI, Soekarno, ke Kanada pada 1956. Kata-katanya jelas diingat oleh bangsa Kanada, yang kutipannya diungkapkan kembali oleh Clugston:

"Yes, we are separated by the Pacific Ocean. But we are also joined by the Pacific Ocean. We are neighbours and nothing is more important that neighbours should understand each other. It is my prayer that between us of Indonesia and this country of Canada, a similar frontier of friendship may develop and grow strong."

Hingga saat ini, hubungan bilateral antara kedua negara mencakup aspek pariwisata, perdagangan, investasi, juga tentang beragam isu seperti kontra terorisme dan HAM.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA