Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 29 Jun 2012 13:20 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Kawah Putih Punya Kembaran di Belitung!

Desi Puspasari
d'travelers
Foto 1 dari 2
Saat musim kemarau tiba di tengah Danau Kaolin akan muncul undakan-undakan seperti gula putih (mukebelitong.wordpress.com)
Saat musim kemarau tiba di tengah Danau Kaolin akan muncul undakan-undakan seperti gula putih (mukebelitong.wordpress.com)
detikTravel Community -

Kawah Putih di Ciwidey, Bandung, ternyata punya saudara kembar. Danau Kaolin di Kepulauan Bangka Belitung memiliki panorama serba putih. Surga fotografi ini pun semakin memukau dengan air berwarna biru muda. 

Berjalan ke negeri "Laskar Pelangi" di timur Pulau Sumatera, tidak hanya bicara tentang keindahan pantai dengan bebatuan besarnya. Anda bisa melihat pesona lain yang tak kalah menarik, seperti Danau Kaolin dengan paras serba putih.

Danau Kaolin berada di Jalan Murai, atau sekitar 15 menit dari pusat Kota Tanjungpandan. Danau cantik ini memiliki paras putih yang memesona. Panorama ini mirip dengan keadaan pemandangan Kawah Putih di Ciwidey, Bandung. Seperti yang detikTravel lansir dalam situs Belitung Island, Jumat (29/6/2012), bagi Anda yang pernah ke Kawah Putih di Gunung Patuha, Bandung Selatan, pasti akan mengatakan kedua tempat ini sangat mirip.

Danau Kaolin sering disebut juga sebagai Danau Tambang Kaolin. Ya, karena sebenarnya ini merupakan sebuah tambang di Belitung. Semua hasil tambang ini pun menjadi penghasilan penduduk di sekitarnya. Namun kini, kegiatan pertambangan di sini sudah tidak beroperasi seperti sedia kala. Bekas-bekas tambang Kaolin membentuk lubang-lubang galian dengan bentuk yang cukup besar.

Beralih dari peranan sebagai penunjang perekonomian penduduk Belitung, danau ini pun menjadi surga terutama bagi pecinta fotografi. Struktur dan paduan warna alam yang unik menjadi nilai lebih destinasi ini.

Bebatuan di Kaolin putih dan air danau berwarna biru menjadi pemandangan yang tak biasa. Lanskap alam ini pun menjadi target sebagai lokasi fotografi yang indah. Berbeda dengan Kawah Putih yang mempunyai bau belerang, Danau Kaolin tidak memiliki aroma yang membuat pengunjung menutup hidung mereka. 

Kini, melalui proses secara alami, Kaolin seakan membentuk seperti danau buatan dengan  keindahan menakjubkan. Saat matahari terbit, Warna biru dan putih danau ini akan terlihat berubah warna menjadi keemasan. Lukisan alam ini pun menghipnosis seluruh pelancong yang datang.

Ketika musim kemarau tiba, kedalaman air danau mulai surut. Saat itulah, pelancong akan melihat gundukan-gundukan menyerupai gula halus atau salju nan putih. Di sini, wisatawan masih bisa ikut atau melihat langsung atraksi anak-anak penduduk asli Pulau Belitung.

Sungguh, kecantikan alam di pulau ini mampu membuat wisatawan terperangah. Siapa sangka Danau Kawah Putih ala Belitung ini menjadi surga fotografi yang anggun dengan pesona serba putihnya.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA