Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 27 Mar 2015 10:20 WIB

D'TRAVELERS STORIES

'Raja Ampat Mini' di Filipina yang Belum Banyak Orang Tahu

Diaz Rossano
d'travelers
Foto 2 dari 5
Selamat Datang di Hundred Islands
Selamat Datang di Hundred Islands
detikTravel Community -

Pemandangan seperti di Raja Ampat ternyata juga bisa dilihat di Filipina. Tepatnya di Hundred Island yang berada di sebelah barat laut Pulau Luzon. Namun, ukurannya lebih mini.

Berkunjung ke Hundred Island sebenarnya merupakan sebuah kebetulan, karena tiket pesawat dari Manila ke Puerto Princesa saat liburan kemarin lebih mahal dari tiket ke Jakarta. Sehingga, niat untuk melihat sungai bawah tanah dan Pantai El Nido terpaksa diurungkan. Sebagai gantinya, saya googling untuk mencari obyek wisata lain di Pulau Luzon karena sudah terlanjut beli tiket Jakarta-Manila PP.

Beberapa tempat menarik ditemukan seperti Danau Taal, sawah di Banaue, Gunung Mayon, dan Hundred Island. Pilihan akhirnya jatuh pada Hundred Island karena sepertinya belum ada orang Indonesia yang berkunjung ke sana, setidaknya melalui penelusuran saya di internet.

Dari Manila saya naik bis Victory Liner menuju Alaminos City dari terminalnya di Cubao. Di Manila setiap perusahaan bis punya terminal sendiri di sepanjang jalan EDSA di Cubao. Perjalanan memakan waktu sekitar 6,5 jam dengan dua kali istirahat di Mabalacat City dan Tarlac sekaligus menaikan dan menurunkan penumpang.

Ongkos bisnya sekitar 393 Peso atau sekitar Rp 120.000. Kondisi bisnya ber-AC namun hanya satu pintu, serta tersedia wifi walaupun terkadang putus-putus.

Tiba di Alaminos City, perjalanan dilanjutkan naik tricycle yang bentuknya mirip bentor di Medan ke Lucap yang merupakan pelabuhan menuju Hundred Island. Berhubung sudah larut malam, saya menginap di sebuah hotel yang terletak depan pantai.

Esok paginya saya baru memulai perjalanan keliling pulau dengan perahu yang disewakan oleh hotel dengan biaya 1400 Peso ditambah biaya masuk obyek wisata 40 Peso. Saat kembali ke pelabuhan saya berikan lagi tips 300 Peso untuk pemandu dan pengemudi perahu sebanyak tiga orang.

Perjalanan dimulai dengan menyambangi Governor Island dimana kita dapat melihat laut dan pulau-pulau di sekitarnya dari atas bukit. Pemandangannya hampir mirip dengan Raja Ampat namun dalam skala kecil. Pulau ini merupakan salah satu pulau terbesar dan merupakan tempat transit untuk berfoto karena posisinya yang strategis di antara pulau-pulau lainya.

Perjalanan dilanjutkan berkeliling pulau-pulau lainnya. Hanya sekitar enam pulau yang bisa didarati oleh wisatawan, antara lain Quezon Island yang merupakan pusat kegiatan wisata di Hundred Island. Di sini tersedia kafe, tenda dan kemah untuk menginap, serta permainan flying fox.

Pulau lainnya adalah Marcos Island dan Children Island yang juga menyediakan tempat untuk berkemah. Satu lagi adalah Pulau Lopez yang hanya menyediakan tempat nangkring namun tidak bisa menginap.

Pulau lainnya yang menarik adalah Cuenco Island dimana terdapat gua di dalamnya, serta Bat Island yang merupakan tempat bertenggernya ratusan kelelawar. Sementara pulau-pulau lainnya merupakan gugusan karang yang timbul di atas laut, dan secara keseluruhan berjumlah sekitar 123 pulau di Hundred Islands. Setelah berkeliling selama hampir tiga jam, tuntas sudah perjalanan mengelilingi Kepulauan Seratus dan perahu kembali mendarat di pelabuhan Lucap

Di pelabuhan terdapat menara suar yang masih berfungsi untuk memandu kapal di malam hari. Selain itu di sini juga terdapat pasar kecil yang menjual souvenir dan kedai makan bagi yang lapar setelah berkeliling pulau. Selesai belanja souvenir saya kembali ke hotel untuk berkemas dan melanjutkan perjalanan ke Manila.

Saya naik bus Five Star dari Alaminos City dan turun di Terminal Pasay karena lebih dekat dengan bandara NAIA, dengan ongkos 403 Peso. Tuntas sudah perjalanan wisata kali ini dengan sangat memuaskan.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA