Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 17 Feb 2017 11:50 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Yang Kadang Terlupa dari Stasiun Terbesar di Semarang

Widiarini
d'travelers
Foto 1 dari 5
Tulisan Semarang yang menjadi ikon di stasiun tawang
Tulisan Semarang yang menjadi ikon di stasiun tawang
detikTravel Community -

'Semarang Kaline Banjir', lagu dari Waljinah memang paling melekat dari Kota Atlas ini. Namun, ketika Anda menapakkan kaki di stasiun besarnya, lagu apa yang akan selalu terngiang?

Dialah lagu Gambang semarang. Bagi anda yang sering mengunjungi Semarang menggunakan moda transportasi Kereta api, tentu tak asing lagi dengan stasiun satu ini. Stasiun kereta yang sarat akan sejarah dan kenangan tempo dulu itu adalah Stasiun Tawang.

Stasiun Kereta Api Tawang ini merupakan salah satu stasiun terbesar di Kota Semarang. Stasiun Tawang ini terletak di pusat kota dekat dengan kota lama Semarang, hanya berjalan 200 meter anda akan sampai tempat tujuan bersejarah tersebut. Di depan stasiun ini terdapat kolam besar yang berfungsi untuk menampung air ketika banjir yang sering melanda Kota Semarang datang. Kolam ini biasa disebut oleh warga setempat dengan sebutan Polder. Bila musim kemarau kola mini dimanfaatkan warga untuk memancing atau sekedar berfoto dan menikmati angin sore yang berhembus.

Stasiun Tawang ini selain terbesar di Semarang, juga salah satu stasiun kereta api tertua di jawa Tengah. Stasiun ini diresmikan pada tanggal 19 Juli 1868 oleh Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) yang merupakan perusahaan kereta api di Hindia Belanda. Pada saat itu jalur yang diresmikan pertama kali hanya dari Semarang Tawang ke Tanggung. Kemudian pada tahun 1873 di lanjutkan jalurnya sampai ke stasiun Solo Balapan dan Lempuyangan.

Dari segi arsitektur, Sebagian besar bangunannya masih mengadopsi bangunan buatan Belanda tempo dulu. Meski sudah direnovasi, tidak banyak perubahan yang terlihat selain dari warna cat yang kentara baru. Jendela, pintu dan lubang angina yang besar menjadi penanda bahwa arsitektur khas Belanda masih dipertahankan. Buat anda yang suka selfie, saat ini pengelola Stasiun Tawang menyediakan tempat selfie berupa tempat duduk dua buah dan berlatar belakang lukisan stasiun Tawang Semarang.

Saat ini ada kurang lebih enam jalur rel yang aktif di stasiun Tawang. Stasiun ini merupakan stasiun yang sangat sibuk karena semua kereta penumpang yang melintasi jalur utara, baik kelas eksekutif, bisnis, maupun ekonomi kebanyakan berhenti di sini.

Uniknya, jika stasiun kereta api lain menggunakan nada Westminster Chime sebagai penanda ada kereta yang datang, maka di Stasiun Kereta Api Tawang ini menggunakan lagu Gambang Semarang lho. Bikin kangen kan?



BERITA TERKAIT
BACA JUGA