Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 24 Des 2017 15:26 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Kemping di Ranu Kumbolo, Bikin Nagih!

iqbalhazmi
detikTravel Community
Foto 1 dari 5
Menyusuri hutan selama kurang lebih 4 jam
Menyusuri hutan selama kurang lebih 4 jam
detikTravel Community -

Mau menginap di kaki Gunung Semeru? Cobalah ke Ranu Kumbolo. Pemandangannya luar biasa indah!

Perjalanan dimulai dari Kota Malang menuju Desa Ranu Pani membutuhkan waktu dua setengah jam, namun jika kita berangkat dari kota Lumajang hanya memakan waktu satu setengah jam. Mengingat Desa Ranupane masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Sesampainya di Desa Ranu Pani, kita harus menitipkan kendaraan. Perjalanan dilanjutkan menuju loket untuk membayar tiket masuk sebesar Rp 17.500 pada hari weekdays atau Rp 22.500 pada weekend per hari. Bawalah fotokopi identitas diri dan surat keterangan sehat dari puskesmas atau dokter. Jika berkas-berkas sudah lengkap, kita di wajibkan mengikuti briefing wajib dari pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Briefing ini ditujukan untuk pengenalan area kawasan gunung semeru, yang statusnya siaga.

Di sini juga akan diperiksa oleh volunteer dari pihak taman nasional barang bawaan yang dibawa pengujung, guna mengontrol jumlah sampah yang nanti wajib dibawa turun kembali oleh pengujung. Dari pos pendaftaran menuju Ranu kumbolo, kita akan menjumpai 4 pos. dimana waktu tempuh trekking dari pos pendaftaran menuju Ranu kumbolo kurang lebih memakan waktu 4 jam. Tenang saja, disetiap pos disediakan tempat untuk istirahat dan ada beberapa warga sekitar yang berjualan makanan ringan dan minuman.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 4 jam menelusuri hutan, kita akan disuguhkan pemandangan Danau Ranu kumbolo dari atas. Rasa lelah kita berjalan selama 4 jam langsung terbayarkan ketika melihat keindahan ranukumbolo. Sesampainya di Ranu kumbolo, bergegaslah mendirikan tenda karena suhu disekitar ranukumbolo berkisar 16-10 derajat celcius. Bahkan terkadang pada saat pergantian musim suhu Ranukumbolo bisa mencapai 5 derajat celcius.

Sesudah didalam tenda, segeralah masak untuk menghangatkan badan dan segera istirahat. Jangan khawatir jika ingin buang air kecil atau besar, karena di sekitar Danau Ranu kumbolo disediakan toilet kering yang layak, jadi bawa saja air secukupnya dari Ranukumbolo untuk aktifitas di toilet. Esok paginya, kita dapat melihat pemandangan indah matahari terbit. Nikmati dinginnya Ranukumbolo ditemani dengan secangkir kopi. Setelah sarapan, kita bisa berfoto-foto disekitaran Danau Ranu kumbolo.

Di Ranukumbolo terdapat satu tanjakan yang lumayan tinggi namanya 'Tanjakan Cinta'. Asal usulnya adalah konon, ketika kita menaiki tanjakan cinta tanpa menoleh kebelakang untuk melihat danau dan memikirkan seseorang yang kita dambakan, maka keinginan itu dapat terwujud.

Sesampainya di atas, kita akan melihat keseluruhan Danau Ranu kumbolo dari atas tanjakan cinta. Setelah selesai melakukan aktivitas di ranukumbolo, jangan lupa membawa kembali sampah sisa makanan dan minuman. Kalau mau mencoba kemping di sini, baiknya membawa beberapa barang seperti tenda, kantung tidur (Sleeping Bag), Jaket, alat-alat P3k, Toiletries, Senter/Headlamp , sepatu trekking atau sendal trekking, kompor dan gas portabel, cooking set (Nesting) serta makanan/minuman secukupnya.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED