Menerapkan Traveling Ala Youtuber di ASEAN

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Menerapkan Traveling Ala Youtuber di ASEAN

Raras Singodihardjo - detikTravel
Senin, 16 Jul 2018 11:30 WIB
loading...
Raras Singodihardjo
Berkunjung ke Wat Arun
Berkunjung ke Wat Pho
Suasana di Banyon Temple
Saat tiba di Banyon Temple, Siem Reap
Mengunjungi Angkor Wat Right Side Temple
Menerapkan Traveling Ala Youtuber di ASEAN
Menerapkan Traveling Ala Youtuber di ASEAN
Menerapkan Traveling Ala Youtuber di ASEAN
Menerapkan Traveling Ala Youtuber di ASEAN
Menerapkan Traveling Ala Youtuber di ASEAN
Jakarta - Sulit saat menentukan destinasi wisata jika ada dua kepala berkeinginan berbeda. Kami mengakalinya dengan membuka kanal Youtube saat akan ke Thailand.Tidak susah akses ke ibu kota Thailand atau Bangkok, dengan penerbangan langsung cukup singkat dan harga tiket yang cukup murah menjadikan Bangkok banyak dikunjungi wisatawan Indonesia. Memang cukup lucu, sudah dua tahun saya pribadi tidak bepergian ke luar negeri. Dengan kondisi suami yang dinas keluar negeri tiap bulan di tahun 2018, memicu flashback mengapa saya tidak pernah menyempatkan diri untuk berkunjung ke negara tetangga yang notabene tidak memakan banyak waktu, pekerjaan yang sangat menyita waktu dan juga tanggung jawab lah yang membuat rencana saya selalu gagal.Setelah gagal trip ke India di musim semi 2016, kali ini saya tidak cukup puas dengan tujuan pertama Bangkok. Dengan waktu yang sempit, hanya tujuh hari dengan sangat ambisius saya ingin menyelesaikan The Banana Pancake Trails, yaitu salah satu itinerary yang banyak dijalankan oleh kalangan generasi millennial saat ini, khususnya dari Eropa dan Amerika.Trek ini menelusuri seluruh negara ASEAN dengan waktu yang sangat panjang. Umumnya para backpacker lah yang menghabiskan waktu kurang lebih 2 bulan atau lebih dalam perjalanan, dan ada beberapa highlight The Banana Pancake Trails, destinasi beberapa negara yaitu ke ibu kota Thailand, kemudian ke arah selatan dan utara seperti salah satunya Full Moon Party yang sangat populer di Ko Phi Phi Island dan juga Phuket, hingga ke arah utara yaitu Chiang Mai untuk mendatangi taman konservasi gajah liar.Karena waktu kami terbatas, akhirnya saya mulai membuat rencana yang sekiranya tidak terlalu memakan waktu juga pilihan destinasi yang sarat akan sejarah atau filosofi. Akhirnya kami menentukan rute ini, Angkor Wat di Siem Reap, Kamboja dan ke Ho Chi Minh City, Vietnam untuk menelusuri jejak perang di Chu Chi Tunnels.Sebagai referensi dengan waktu yang sangat singkat selama 7 hari, kami menggunakan akomodasi hotel dan juga rent apartment via Airbnb sehingga budget untuk akomodasi dapat ditekan. 40% biaya masih besar di transportasi dan juga tiket masuk seperti Angkor Wat. Setelah kami kalkulasi kembali dengan harga tiket pesawat dari CGK-BKK dan HCN (Ho Chi Minh City )-CGK, budget berdua di angka 13 juta rupiah.Tiba perjalanan pertama kami sebagai suami istri. Waktu yang berjalan sangat cepat berlalu, tidak menyangka dari hari pertama kita mulai di Bangkok dan esok harinya kami harus ke Mo Chit Terminal Bus untuk lanjut ke Siem Reap dan dua hari di Siem Reap kita harus lanjut lagi ke Ho Chi Minh City, serasa tidak ada habisnya.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads