Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 29 Okt 2018 14:45 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Dua Sisi Kawah Ijen yang Menakjubkan

Sunarto Heri K
d'travelers
Foto 1 dari 5
Blue fire
Blue fire
detikTravel Community -

Gunung Ijen merupakan salah satu gunung tercantik di Indonesia. Traveler bisa melihat Blue Fire dan penambang belerang, serta kisah di baliknya.

Secara geografis Gunung Ijen terletak di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. Untuk mencapai tempat ini, maka akses transportasi yang diperlukan paling efektif adalah naik kereta lalu naik mobil travel.

Tujuan pertama untuk menuju stasiun terdekat adalah Stasiun Karangasem lalu turun dan dilanjutkan naik mobil travel menuju Pos Paltuding.

Wisatawan yang melakukan perjalanan pada malam hari akan melihat aktivitas yang tidak biasa saat melakukan perjalanan menuju Pos Paltuding.

Banyak penambang yang melakukan perjalanan secara berbondong-bondong demi menjemput rezeki berupa belerang di Kawah Ijen. Mereka berangkat menuju pos sekitar jam 12 malam sebelum dilanjut treking dan menyusur ke bawah untuk menambang. Sedangkan bagi wisatawan pada dini hari mereka melakukan perjalanan untuk melihat fenomena Blue Fire.

Ini menjadi sebuah kontradiksi ketika di satu sisi para wisatawan terburu-buru saat berjalan demi melihat suatu fenomena indah dan pemandangan unik di Kawah Ijen.

Maka satu sisi pula para penambang dengan terburu-buru mengejar rezekinya saat dini hari untuk turun ke kawah mengambil belerang. Suatu pekerjaan yang penuh risiko di mana rupiah tidak begitu sebanding dengan nyawa para penambang.

Belerang di Ijen sangat tidak baik bagi pernafasan karena belerang ini mengandung racun. Selain bisa menghambat pernapasan, belerang juga bisa membuat sakit kepala yang sewaktu-waktu bisa membahayakan nyawa manusia.

Namun, hal yang demikian ini tidak begitu diindahkan oleh para penambang. Mereka terlalu bersemangat setiap hari untuk mengais rezeki.

Selain menjadi penambang ini juga mempunyai pekerjaan sampingan yaitu tour guide dan taksi gunung. Saat menjadi guide mereka sudah dibekali kemampuan bahasa asing secara formal dari dinas pariwisata sehingga nantinya jika mereka sudah lelah untuk menambang maka alternatifnya ialah menjadi guide.

Dalam menjadi tour guide jika mereka selalu sesuai S.O.P sehingga wisatawan dijamin tidak akan kecewa.

Berbeda lagi ketika mereka menawarkan untuk taksi gunung. Berbekal gerobak belerang, mereka akan mengantar para wisatawan dari bawah ke atas dan begitu pula sebaliknya dari atas ke bawah.

Untuk tarifnya dari bawah ke atas para penambang menawarkan harga Rp 350.000-700.000 dan untuk dari atas ke bawah tarifnya Rp 150.000-350.000. Taksi gunung ini bisa muat hingga 2 wisatawan.

Itulah Kawah Ijen dengan sebuah pemandangannya, baik dari keeksotisan alamnya maupun pemandangan hidup yang tak bisa tapi akan selalu menggugah jiwa seseorang untuk selalu bersyukur.

Untuk melengkapi perjalanan ke tempat ini maka tak lengkap jika tak mampir ke wisata kuliner khas Banyuwangi di sekitar gunung yang senantiasa memanjakan lidah pengunjung.



BERITA TERKAIT
BACA JUGA