Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 21 Okt 2018 14:00 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Halo Pantai Pink Labuan Bajo!

Christian pratama
d'travelers
Foto 1 dari 5
Long Beach, Pantai dengan pasir berwarna Pink
Long Beach, Pantai dengan pasir berwarna Pink
detikTravel Community - Siapa yang tidak jatuh cinta dengan Pantai Pink di Labuan Bajo, NTT? Beginilah kecantikannya.

Tepat pukul 04.30 dini hari, alarm berdering. Sungguh berat rasanya untuk beranjak dari tempat tidur, bahkan untuk sekedar membuka kedua mata saja rasanya sulit sekali. Badan terasa remuk setelah 2 hari berturut-turut melakukan perjalanan panjang ke beberapa destinasi di antaranya Pulau Kelor, Pulau Rinca untuk melihat komodo, Pulau Kalong untuk menikmati sunset sambil melihat para kalong/kelelawar keluar untuk mencari makan, serta pergi ke Cucak Wulang Waterfall.

Yah, saat itu saya tengah berada di Labuan Bajo, dan hari itu tanggal 08 Oktober 2018, adalah hari ketiga saya disana. Di hari tersebut, kami dijadwalkan untuk mengunjungi Pulau Padar, Long Beach, Pulau Komodo, Taka Makassar, Manta Point, dan Pulau Kanawa untuk snorkeling.

Waktu kumpul telah ditetapkan pukul 05.45 wita di lobby hotel tempat kami menginap (L-Bajo Hotel), mau tidak mau, memaksakan diri juga untuk bangun dan bersiap-siap walau rasanya masih ingin tidur beberapa jam lagi. Setelah bersiap-siap, kami kumpul di lobby sesuai kesepakatan waktu, tapi tetap saja ada yang telat, waktu keberangkatan pun jadi sedikit molor.

Destinasi pertama adalah Pulau padar, salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi bila ke Labuan Bajo. Perjalanan ke pulau padar ditempuh selama kurang lebih 1 jam 30 menit dari dermaga dengan menggunakan speed boat yang berkapasitas 12 orang. Setibanya di Pulau padar, kami masih perlu mendaki sekitar 20-30 menit untuk sampai ke puncak dimana dapat melihat keindahan pulau-pulau sekitar.

Namun butuh Effort yang luar biasa untuk bisa sampai ke atas, ditambah lagi terik matahari yang begitu menyengat. Padahal waktu masih menunjukkan pukul 08.00 pagi. Benar-benar melelahkan, tapi semua jerih payah terbayar lunas setelah sampai di puncak dan melihat indahnya view dari atas sana. Setelah hampir sekitar sejam berada di atas (sesi foto-foto), kamipun kembali ke boat untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya.

Sesampainya di dalam boat, badan ini terasa lelah sekali setelah sebelumnya mendaki bukit yang sedemikian menjulang tinggi di pulau padar. Saya pun memutuskan untuk beristirahat saja di dalam boat untuk 2 destinasi berikutnya, yaitu Long Beach dan Pulau Komodo. Alasannya karena saya pikir Long beach hanya sekedar melihat pantai dengan pasir yang berwarna pink (merah muda) yang mana saya rasa biasa saja ketika melihatnya di internet dan juga berencana melewatkan pulau komodo karena pada hari pertama, saya sudah mengunjungi Pulau Rinca, dimana menurut informasi, jumlah komodo di pulau Rinca jauh lebih banyak dibanding di pulau komodo sendiri.

Akhirnya saat itu saya putuskan akan melewatkan 2 destinasi ini dan beristirahat saja di dalam boat untuk mengumpulkan tenaga saat tiba di destinasi lainnya.

Selang 30 menit perjalanan, tibalah kami ke destinasi kedua yaitu Long beach, pantai ini terletak tepat di belakang pulau padar. Sebenarnya ada dua pantai yang memiliki pasir berwarna pink, yang satunya diberi nama Pink beach. Namun menurut guide kami, Long beach inilah yang warna pasirnya paling mendekati warna Pink yang sesungguhnya.

Keindahan pantai ini begitu mempesona, bahkan dari kejauhan saja, pasir pantai ini terlihat begitu menawan. Kelelahan yang saya alami hilang seketika, rasanya begitu takjub melihat warna pasir yang begitu berbeda dari kebanyakan pasir pantai lainnya. Pasir putih yang biasanya sangat saya gemari seakan tidak ada apa-apanya dibanding warna pasir di pantai ini. Ditambah lagi air lautnya yang begitu jernih seakan-akan mengundang kami untuk segera melompat turun.

Saat itu, matahari sudah berada pada puncaknya. Terik matahari semakin terasa begitu menyengat, namun alih-alih kepanasan, yang ada adalah antusiasme yang tinggi untuk dapat segera turun dan menikmati keindahan pantai ini. Saya pun lupa dengan rencana awal saya untuk sekedar beristirahat saja didalam boat saat tiba ditempat ini. Begitu boat kami berhasil merapat di bibir pantai, kami langsung melompat turun ke bawah, halusnya pasir pantai langsung terasa pada permukaan kulit kaki sesaat setelah menapaki pasir pantai ini.

Pemandangan yang disuguhkan pun luar biasa indah, tidak begitu banyak orang saat itu sehingga kami bisa mengambil gambar sepuas-puasnya. Sebagian dari kami langsung melakukan snorkeling karena jernihnya air di pantai ini, sebagian menghabiskan waktu untuk sekedar mengambil gambar, termasuk saya. Saya lebih memilih untuk sekedar mengambil gambar dan duduk menikmati langsung pemandangan dari pantai ini sembari mendengarkan suara deru ombak seakan-akan berada di kampung halamanku sendiri. Begitu unik dan menawan, untuk pertama kalinya bisa melihat langsung pantai dengan pasir berwarna pink, saya begitu terpukau.

Mengenai warna dari pasir ini, beberapa pendapat mengatakan bahwa warna pink berasal dari pecahan karang-karang berwarna merah yang memang banyak dijumpai di pantai ini. Pendapat lainnya adalah warna pink ini disebabkan karena adanya hewan mikroskopik (Foraminifera) yang memproduksi warna merah atau pink terang pada terumbu karang. Tapi bagaimanapun proses terciptanya warna pasir ini, biarkanlah Alam yang bekerja, kita cukup menikmatinya saja dan turut menjaga keindahan pulau ini, salah satu dengan cara tidak membuang sampah selagi berada di pantai ini.

Di antara semua destinasi yang telah saya kunjungi di Labuan Bajo, saya memberikan peringkat pertama kepada pantai ini sebagai tempat destinasi terbaik menurut saya. Antusiasme selama berada di pantai ini bahkan mengalahkan antusiasme saya ketika melihat Komodo untuk pertama kalinya juga, padahal tujuan utama ke Labuan bajo tentunya agar bisa melihat langsung Hewan menakjubkan tersebut. Hahaha... Mungkin karena keunikannya tersendiri dan karena saya lebih suka menikmati suasana alam. Tapi satu hal yang jelas, destinasi ini wajib dikunjungi bila berada di Labuan Bajo.

Pertama kalinya melihat langsung Pantai dengan pasir berwarna pink, pertama kali juga begitu antusias menuangkan rasa kekaguman itu ke dalam bentuk tulisan. Semoga bisa dinikmati! Smile...
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED