Serunya Floating Market di Ayutthaya
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Serunya Floating Market di Ayutthaya

Kata Waktu - detikTravel
Selasa, 06 Nov 2018 15:30 WIB
loading...
Kata Waktu
Suasana Floating Market Ayutthaya
Keliling naik perahu
Pertunjukan drama dan seni Thai
Sambil bawa Tolak Angin untuk berwisata
Tembok lama Thai yang khas
Serunya Floating Market di Ayutthaya
Serunya Floating Market di Ayutthaya
Serunya Floating Market di Ayutthaya
Serunya Floating Market di Ayutthaya
Serunya Floating Market di Ayutthaya
Jakarta - Akhir Oktober 2018 kemarin, saya menyempatkan diri untuk berkunjung kekota Ayutthaya di utara kota Bangkok. Musim hujan juga sudah turun di Negeri Gajah Putih.Sebelum berangkat yang tidak lupa saya bawa yaitu Tolak Angin. Selain simple banget, cara pakainya pun gampang selain itu mudah untuk dibawa jalan-jalan. Cuaca kota Bangkok yang terik dipagi hari dan tiba-tiba hujan deras di siang hari bisa membuat tubuh yang capek serta lelah ini, begitu gampang masuk angin.Tolak angin adalah teman perjalanan saya di kala traveling di mana saja untuk mengatasi masuk angin. Kami tiba di Kota Ayuthaya yang berhawa panas, lebih panas dari Kota Bangkok, tepat pukul 11.00.Kami naik kereta non AC dan bisa dibayangkan betapa panasnya cuaca di dalam kereta. Dengan naik tuk-tuk, bajaj Thailand yang sudah dimodifikasi, membawa kami keliling wisata candi seharian. Akhirnya sebelum kembali ke Bangkok, kami ditawari berkunjung ke salah satu floating market yang ada di kota tua bersejarah dan bersertifikasi dari UNESCO.Akhir pekan, floating market dipenuhi oleh para pengunjung dan wisatawan asing. Tiket masuk dibandrol seharga 200 Baht perorang dan sudah termasuk tiket naik perahu keliling floating market tersebut. Menyusuri sungai kecil dibutuhkan waktu selama 15 - 20 menit dan kebetulan siang itu sedang ada pertunjukan kolosal drama Thai.Pengunjung begitu menyemut di sepanjang kanal sungai untuk melihat pertunjukan seni tersebut. Perahu membawa kami menyusuri kanal dan tembok lama kota tersebut sambil menikmati suguhan seni yang ada siang itu.Ikan patin berukuran besar khas Sungai Chao Praya bermunculan dari dalam air sungai, sesekali mereka tampak ingin tampil, sebuah hiburan tersendiri sambil menyusuri kanal sungai. Rumah-rumah tua khas Thai kini berubah fungsi menjadi toko-toko cinderamata serta warung makan. Para pengunjung bisa membeli makanan dan minuman yang dijajakan dari atas perahu.Sesampainya di akhir tujuan, kami keluar dari Floating Market Ayutthaya. Di dalam mobil van yang membawa kami kembali ke Bangkok, sambil beristirahat, saya mengeluarkan 1 sachet Tolak Angin untuk diminum. Dan ternyata teman seperjalanan saya membawa paket yang sama dengan saya, Tolak Angin. Wah ternyata memang jadi teman traveling kami selama berwisata di salah satu kota pesona Asia, Bangkok, Thailand.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads