Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 13 Nov 2018 10:44 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Jaipur, Si Cantik dari Golden Triangle India

Novi Kusumayanti
d'travelers
Foto 1 dari 5
Hawa Mahal di waktu malam
Hawa Mahal di waktu malam
detikTravel Community - Sisi eksotis India bisa traveler lihat di Jaipur. Cantiknya bangunan-bangunan kuno di sini jadi magnet utama dari Golden Triangle India (Delhi-Agra-Jaipur).

Perjalanan saya selama di India kali ini untuk mengeskplor Jaipur salah satu kota di Rajasthan, India yg termasuk dalam Golden Triangle (segitiga emas) selain Delhi dan Agra.

Jika Golden Triangle di Thailand sarat dengan sejarah yang tidak baik sebagai jalur perdagangan opium, maka Golden Triangle di India justru sebaliknya, sebagai jalur wisata yang sarat dengan sejarah kerajaan di masa lampau. Jika ditarik garis menghubungkan Delhi, Agra dan Jaipur maka akan berbentuk segitiga.

Walaupun sekarang bebas biaya online visa India bagi pemegang passport Indonesia namun tetap harus mengajukan online visa untuk dapat memasuki India.

Jaipur disebut juga Pink City karena sebagian besar bangunan-bangunan bersejarah di Jaipur berwarna pink terakota. Hal ini terlihat saat pertama kali memasuki Kota Jaipur, di kanan dan kiri terdapat bangunan berwarna pink terakota. Hari menjelang malam saat saya sampai di Hawa Mahal, salah satu bangunan bersejarah di Jaipur.

Cahaya lampu menghiasi Hawa Mahal pada malam hari menjadikan bangunan ini sangat indah dipandang. Hawa Mahal adalah bangunan 5 lantai yg konon berbentuk seperti mahkota Dewa Krishna yang dilengkapi dengan ratusan jendela.

Bangunan ini dahulu digunakan sebagai istana tempat tinggal bagi para putri raja dan putri bangsawan. Pada masa itu wanita dilarang untuk keluar rumah dan jendela-jendela tersebut dibuat agar para putri tetap dapat melihat dunia luar dan aktivitas di luar istana tanpa harus keluar ke tempat umum.

Sekarang Hawa Mahal tidak digunakan sebagai istana, melainkan dibiarkan kosong dan dijadikan sebagai salah satu objek wisata di Jaipur.

Di sekitar Hawa Mahal banyak kios yang menjual aneka suvenir khas India yaitu baju, patung kayu dan yang sangat menarik bagi saya adalah gelang tangan dengan aneka warna dan ukuran.

Terdapat juga beberapa tempat makan, yang menyediakan aneka menu makanan atau untuk sekedar melepas lelah dengan minum secangkir chai, teh susu ala India.

Perjalanan dilanjutkan keesokan harinya dengan mengunjungi benteng Amer atau yang ada yang menyebutnya juga benteng Amber yang terletak di pinggir Kota Jaipur. Kendaraan tidak diperbolehkan untuk sampai ke depan benteng ini. Dari tempat parkir, benteng Amber dapat ditempuh dengan berjalan kaki atau dengan menunggang gajah.

Jika hanya dilihat dari luar, benteng Amber tidak menarik hanya berupa bangunan berbentuk kotak seperti layaknya sebuah benteng. Namun cobalah untuk kedalam area lain di dalam benteng. Dengan tiket masuk sebesar 550 Rupee India, wisatawan dapat masuk ke istana Amer.

Ternyata tidak hanya benteng namun di Amer juga terdapat istana yang sangat indah. Selain istana utama, terdapat beberapa istana yang lebih kecil yang semuanya dilengkapi dengan taman. Tidak semua tempat dalam istana Amber dapat dimasuki oleh pengung. Benteng Amer bersama 5 benteng lainnya di Rajashtan dinobatkan oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia.

Puas berkeliling di benteng Amer, perjalanan dilanjutkan mengunjungi Jal Mahal, istana terapung di tengah danau Man Sagar. Namun sayang saat saya berkunjung istana ini dalam perbaikan dan perawatan sehingga tidak dapat dimasuki oleh wisatawan. Di sekitar pinggir danau terlihat beberapa tempat penyewaan baju ala putri Rajashtan dan berfoto di perahu di danau.

Dengan jadwal wisata yang sangat padat dan cuaca yang sangat terik selama di India serta perubahan yang drastis saat masuk ke dalam bus wisata ber-AC yang sejuk, tidak lupa saya untuk mengkonsumsi Tolak Angin untuk mengatasi masuk angin. Tentunya saya tidak ingin perjalanan wisata saya terganggu dengan aneka gejala masuk angin. Sangat ringkas dengan kemasan sachet, jadi dapat dikonsumsi dimana saja dan kapan saja.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA