Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 17 Nov 2018 09:55 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Oh, Indahnya Surya Kencana!

A. Maulana Nugraha
d'travelers
Foto 1 dari 5
ladang rumput surya kencana
ladang rumput surya kencana
detikTravel Community - Mendaki ke Gunung Gede Pangrango memang menggiurkan. Punya banyak spot cantik, Surya Kencana salah satunya!

Gunung Gede Pangrango merupakan kawasan taman nasional yang berada di Provinsi Jawa barat, gunung gede ini bisa dilalui dari sukabumi, cianjur dan bogor, ketinggiannya bisa mencapai 3.000 mdpl. Bagi para pendaki biasanya menempuh perjalanan atau trekking dari arah Bogor, yang memiliki 2 (dua) pintu masuk untuk mendaki ke gunung gede pangrango ini. Pertama dari arah Cibodas dan yang kedua dari arah Gunung Putri, jadi traveler bisa memilih jalur masuk sesuai keinginan.

Trekking dari pintu masuk Gunung Putri bisa si tempuh sekitar 3-6 jam samapi ke Surken (surya kencana) waktu tempuh tersebut tergantung dari pendakinya. Rute ini tergolong dengan rute paling cepat karena jalurnya hanya tinggal menjakak saja tanpa harus memutar terlebh dahulu. Untuk medan pun jalur masuk Gunung Putri tidak begitu sulit dilalui karna jalur terbagi menjadi dua medan yaitu bebatuan dan akar pohon, jadi sangat mudah diakses, hanya saja traveler harus sangat hati hati dan pandai mengambil pijakan.

Trekking dari pintu Cibodas, traveler membutuhkan tenaga ekstra. Karena jalur ini memiliki medan yang lumayan jauh sehingga bisa ditempuh sekitar 5-7 jam perjalanan. Jalur yang memutar serta harus melewati beberapa tanjakan yang lumayan rumit. Akan tetapi di jalur ini traveler bisa kendapatkan spot spot ektra yang mengagumkan, seperti spot air panas, dan air terjun, sehingga jalur cibodas ini walaupun waktu tempuh yang lama tetapi pengunjungnya setiap hari makin meningkat.

Pada tanggal 10 november kemarin saya mencoba untuk menaiki gunung gede pangrango bersama beberapa teman saya. Waktu itu saya berkumpul di Stasiun Cawang Jakarta Timur pada pukul 22.00 WIB. Pendakian ini merupakan pendakian pertama saya, jadi saya belum begitu tau medan, jalur dan waktu tempuh.

Setelah kumpul di cawang, saya melanjutkan perjalanan dengan menggunakan mobil angkutan kota (angkot) menuju basecamp di kaki Gunung Putri. Setelah sampai di basecamp jam 00.00 WIB, saya pergi istirahat untuk mengumpulkan tenaga. Supaya besok pagi saya memiliki cukup tenaga untuk melakukan pendaki.

Pada pukul 07.00 WIB saya bergegas dari basecamp dan mempersiapkan perlengkapan saya selama pendakian dan logistik pada saat di Surken (Surya Kencana). Setelah siap, saya dan teman saya menuju ke pos SIMAKSI ( Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi).

Di sana saya dijelaskan beberapa peraturan yang harus ditaati selama pendakian dan berada di Surken. Selama menempuh jalur pendakian, traveler harus melewati 5 pos utama dan beberapa pos bayangan (pos = tempat istirahat). Dinpos ini biasanya terdapat orang-orang yang berjualan makanan atau minuman, jadi traveler tidak perlu kwatir dalam pendakian karna kehabisan air minum atau makanan.

Pendakian pun di mulai saat saya dan teman teman saya melewati Pos pertama. Medan yang dilalui belum begitu parah karna masih pijakan berupa anak tangga yang terbuat dari tanah yang diperkuat dari akar akar pepohonan, semakin naik keatas tenaga semakin terkuras, rasa capek, pegal dan udara dingin pun semakin berasa.

Sampailah di pos tiga, saya memutuskan untuk menunggu teman-teman saya sambil istirahat untuk memulihkan stamina. Setelah bertemu dan berkumpul dengan teman teman saya, tidak terduga cuaca saat itu sedang tidak bersahabat.

Sehingga hujan deras pun mengguyur di area pendakian, saya dan teman saya memutuskan untuk melanjutkan kembali pendakian dengan hujan mash mengguyur. Karena hari pun beranjak petang, dan takut kemalaman diperjalanan.

Dengan hujan mengguyur jalanan pun berubah menjadi licin dan harus ekstra hati2 karna medan yang cukup terjal. Kesabaran saya mulai diuji, di sini saya sudah mulai kedinginan dan tenaga mulai lemah. Saya terus mendaki dengan bayangan di kepala saya harus cepat sampai di Surken (Surya Kencana).

Hujan mulai reda, tapi angin yg bertiup lumayan kencang sehingga saya merasakan kedinginan. Sampailah di pos yang terakhir atau pos ke 5. Ternyata perjuangan saya belum selesai, walaupun lokasi sudah mencapai ke Surken (surya kencana) saya harus berjalan kembali kurang lebih 1 km.

Untuk mencapai lokasi camp yang telah ditentukan oleh kelompok saya, saya mendirikian tenda di dekat sumber mata air. Sehinga bisa tidak terlalu jauh untuk mendapatkan air. Malam pun tiba, yang pertama tiba di lokasi saya dan ke tiga teman saya dari total 12 orang.

Saya langsung mendirikan tenda tanpa berpikir panjang. Untuk menganti pakaian yang basah sambil menunggu teman yang lain. Setelah kumpul dan 4 buah tenda berdiri saya harus berjuang dengan badai yang meghampiri. Dengan rasa gelisah, kedinginan yang luar biasa, saya harus mendirikan tempat yang digunakan untuk memasak dan menyalakan api yang terhindar dari terjangan badai.

Malam pun tiba, dengan badan yang kedinginan saya langsung masuk tenda. Ganti pakaian dengan baju hangat, kaki di balut oleh kain, jaket dan sleeping bag, supaya badan tidak kedinginan. Setelah pagi tiba, sungguh indah ciptaan Tuhan, ladang rumput (surya kencana) yang diapit oleh pegunungan serta kabut yang menyelimutinya menambah keindahan yang tidak akan pernah dilupakan.

Bagi traveler yang baru pertamakali seperti saya, selain perlengkapan pendaki jangan lupa mebawa kaos kaki, sarung tangan, sleeping bag, minyak angin serta Tolak Angin, untuk menjaga badan tetap hangat dan mengatasi masuk angin. Agar jalan jalan fun tanpa gangguan masuk angin yang dimulai dari gejala perut kembung, kepala pusing, mual yang menyebakan masuk angin dan diakhiri menjadi Flu makanya saya sedia Tolak Angin mencegah datangnya masuk angin.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED